Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Pembunuhan Brigadir Yosua, LPSK Ungkap 5 Kejanggalan Klaim Pelecehan di Magelang

potensi terjadinya pelecehan dilakukan brigadir josua pada putri candrwati di Magelang sangat kecil menurut lpsk. Berita terbaru brigadir j.

Editor: Suang Sitanggang
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu, saat wawancara eksklusif di Kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM - Rekomendasi Komnas HAM agar kepolisian menyelidiki dugaan pelecehan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi dengan TKP di Magelang mengejutkan banyak pihak.

Komnas HAM menyebut dugaan pelecehan itu mereka dapatkan dari temuan faktual peristiwa di Magelang, yang terjadi pada 7 Juli 2022.

Lembaga yang dipimpin oleh Ahmad Taufan Damanik itu menyebut, Brigadir J diduga melakukan tindakan pelecehan saat Ferdy Sambo sudah tidak berada di rumah mewah yang berada di Magelang itu.

Namun di mata LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), potensi terjadi pelecehan di Magelang itu sangat kecil kemungkinan terjadi.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan, temuan Komnas HAM itu tidak bisa dijadikan bukti terjadinya kekerasan seksual.

Setidaknya ada lima kejanggalan pada peristiwa dugaan kekerasan seksual sebagaimana temuan Komnas HAM itu menurut Edwin Partogi.

Edwin menyebut, paling unik adalah sikap Putri Candrawathi, yang disebut Komnas HAM sebagai korban pelecehan itu.

Biasanya, ucap Edwin, korban yang mengalami kekerasan seksual mengalami trauma berat.

Baca juga: Psikologi Forensik Nilai Ucapan Putri Candrawathi saat Jenguk Sambo Tak Cerminkan Korban

Tapi setelah peristiwa yang disebut kekerasan seksual itu, Putri masih sempat bertemu Brigadir Yosua di kamar pribadinya.

Hal itu juga terlihat pada rekonstruksi yang dilakukan beberapa hari yang lalu.

"Saat rekonstruksi, tergambar bahwa usai peristiwa KS (kekerasan seksual) di Magelang, PC masih bertanya kepada RR di mana Yosua? Yosua masih menghadap PC di kamar," ungkapnya.

Menurutnya ini sangat unik, sekaligus kejanggalan besar untuk peristiwa dugaan kekerasan seksual.

"Korban bertanya kepada pelaku, dan pelaku menghadap korban di kamar, itu suatu hal yang unik," papar Edwin.

Selanjutnya, pada pengakuan terjadinya pelecehan di Magelang, Istri Ferdy Sambo tidak langsung melaporkan peristiwa itu ke kepoliain.

Padahal, PC merupakan seorang istri jenderal bintang dua, yang pasti bisa saja langsung melaporkan kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved