Berita Kota Jambi

DLH Kota Jambi Olah Enceng Gondok dan Kiambang di Danau Sipin Jadi Kompos

Kondisi Danau Sipin saat ini banyak dipenuhi tanaman enceng gondok dan kiambang yang mengambang di permukaan danau.

Penulis: Fifi Suryani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Fitri Amalia
Enceng Gondok dan Kiambang penuhi permukaan Danau Sipin 

TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi Danau Sipin saat ini banyak dipenuhi tanaman enceng gondok dan kiambang yang mengambang di permukaan danau.

Hal itu terjadi akibat luapan air dari Danau Buluran yang membawa tumbuhan tersebut.

Warga sekitar mengatakan kondisi itu berlangsung setiap hujan lebat turun.

Jika tidak segera diatasi, tumbuhan tersebut akan tumbuh subur dan mengganggu aktivitas wisata di Danau Sipin.

Mengetahui hal tersebut petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi bekerja cepat guna membersihkan tumbuhan eceng gondok dan kiambang yang tampak mengambang di permukaan Danau Sipin, Senin (5/9).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Ardi, mengatakan petugas dari DLH rutin melakukan pembersihan Danau Sipin.

"Ada dua kapal pembersih dengan masing-masing tiga petugas selalu melakukan pembersihan rutin pada kawasan Danau Sipin, memang pada hari Minggu (4/9) itu tumbuhan eceng gondok dan kiambang cukup banyak dan memenuhi Danau Sipin, sehingga perlu pembersihan ekstra dilakukan petugas kita," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Ardi akan memastikan pembersihan ini dilakukan sampai Danau Sipin benar-benar bersih dari tanaman enceng gondok dan kiambang.

"Kalau belum selesai satu hari, kita lanjut lagi hari berikutnya, yang jelas sampai benar-benar bersih," katanya.

Ardi menjelaskan tumbuhan eceng gondok dan kimbang yang dibersihkan itu diangkat ke daratan. Tersedia satu truk angkutan dengan 12 petugas yang disiapkan untuk mengangkut tanaman tersebut.

Tanaman enceng gondok dan kiambang yang diangkut selanjutnya akan diolah menjadi kompos.

"Pengolahan kompos dilakukan ditempat pengolahan sampah di TPS 3 R yang ada di kawasan Danau Sipin, dari jumlah empat ton enceng gondok dan kiambang yang diolah tersebut bisa menjadi setengah ton kompos," tutupnya

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pererat Persatuan, Dandim 0415/Jambi Menggelar Silaturahmi Kebangsaan dengan Tokoh Masyarakat

Baca juga: Anya Geraldine Merasa Stres dan Tak Berguna Jika Tidak Lakukan ini: Obsessed Banget

Baca juga: Berjam-jam Tertahan Karena Jalan Rusak, Maria Warga NTT Meninggal di Jalan ke RS Diantar Mobil Pikap

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved