Ketika Data Susenas Dieksplorasi

2022 BPS Provinsi Jambi menghadirkan kegiatan Capacity Building Mikro Data SUSENAS di ruang teater perpustakaan Universitas Jambi

Editor: Rahimin
Istimewa
Untuk menjaga kesinambungan kegiatan di pojok statistik maka diselenggarakan APOTIK-J (Aktivitas Pojok Statistik Jambi) sesi perdana 

Ketika Data Susenas Dieksplorasi

Oleh : Oeliestina, Statistisi Ahli Madya

TRIBUNJAMBI.COM - Pojok statistik di Universitas Jambi telah diresmikan pada 24 Agustus 2022.

Untuk menjaga kesinambungan kegiatan di pojok statistik maka diselenggarakan APOTIK-J (Aktivitas Pojok Statistik Jambi) sesi perdana.

Acara ini diadakan dalam rangka mengejawantahkan nota kesepahaman untuk saling berkerjasama dan berkolaborasi antara BPS Provinsi Jambi dan Universitas Jambi. Karena di dalam Perjanjian Kerja Sama pasal 3 ayat (1)g menyebutkan bahwa pihak BPS Provinsi Jambi bersedia melakukan knowledge sharing dan capacity building terkait pemanfaatan data untuk perencanaan dan pengambilan keputusan.

Maka, pada  31 Agustus 2022 BPS Provinsi Jambi menghadirkan kegiatan Capacity Building Mikro Data SUSENAS di ruang teater perpustakaan Universitas Jambi. Kegiatan ini akan melibatkan 20 dosen di bawah naungan Fakultas Science dan Teknologi Universitas Jambi.

Seperti yang sudah diketahui, SUSENAS diseleggarakan oleh BPS selama 2 periode, pada bulan Maret dan September setiap tahunnya. Periode Maret diperuntukkan bagi penyajian data hingga level kabupaten/kota sedangkan periode September hanya sampai level provinsi saja.

Untuk menjaga kesinambungan kegiatan di pojok statistik maka diselenggarakan APOTIK-J (Aktivitas Pojok Statistik Jambi) sesi perdana
Untuk menjaga kesinambungan kegiatan di pojok statistik maka diselenggarakan APOTIK-J (Aktivitas Pojok Statistik Jambi) sesi perdana (Istimewa)

Sampel SUSENAS secara nasional juga cukup besar. Cakupannya meliputi 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Demikian juga pada skala regional, sampel Provinsi Jambi tersebar merata pada 11 kabupaten/kota. Pada Maret 2021 sebanyak 25.345 individu (6.909 rumah tangga) menjadi sampel SUSENAS. Hal ini cukup menarik bagi para peneliti, tanpa mengeluarkan biaya besar mereka bisa memperoleh data dalam jumlah besar dan beragam.

Baca juga: BPS Perbarui Wilkerstat ST2023 Dengan Pencitraan Satelit

Data SUSENAS kaya informasi, itu sebabnya SUSENAS menjadi primadona pengguna data. Data individu seperti umur, jenis kelamin, status kawin, maupun pekerjaan ada di dalamnya. Selain itu, SUSENAS juga memuat pengeluaran per kapita, rata rata konsumsi penduduk, informasi kependudukan, Pendidikan, kesehatan, fertilitas, perumahan, teknologi informasi, tindak kejahatan, kegiatan bepergian dan perlindungan sosial.

Pentingnya data SUSENAS juga dapat dilihat dalam RPJMN. Tiga dari sebelas sasaran makro pembangunan RPJMN tahun 2020-2024 menggunakan data SUSENAS yaitu IPM, rasio gini dan tingkat kemiskinan. SUSENAS juga survei yang sudah lama dilakukan oleh BPS, sehingga series datanya bisa dimanfaatkan untuk analisis time series maupun metodologi lagi yang memerlukan runtut data series panjang.

Kegiatan ini akan memperkenalkan SUSENAS ke para dosen Universitas Jambi dari pengenalan kuesioner hingga konsep dan variabel di dalamnya. Kegiatan capacity building ini juga akan memberikan praktek pengolahan data SUSENAS dengan program SPSS. Walaupun mulai ditinggalkan para pengguna  data, program SPSS masih user friendly, fitur-fitur yang dimiliki masih mumpuni dan bisa diandalkan sebagai alat pengolahan penelitian. Praktek pengolahan data meliputi juga penggabungan data SUSENAS dalam 1 tahun (baik kor individu, kor rumah tangga maupun modul konsumsi). Demikian juga dengan pelatihan penulisan kode variabel sehingga para dosen memahami bagaimana memberikan kode yang bersesuaian dengan kuesioner SUSENAS.

Baca juga: BPS Provinsi Jambi dan Unja Luncurkan Aplikasi POSITIV

Capacity building ini akan dirangkai dengan kegiatan selanjutnya dengan tema mikro data BPS yang lain seperti mikro data Potensi Desa, mikro data SAKERNAS maupun mikro data ekspor impor. Dalam hal ini, BPS ingin berbagi data dan mendekatkan langsung dengan penggunanya. BPS ingin menunjukkan ke akademisi dan peneliti bahwa mikro data yang dimiliki bisa diperoleh dengan tarif nol rupiah.

Mikro data BPS bukan hanya “harta karun” yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Namun bisa diolah menjadi beragam variabel dan indikator yang mampu memperkaya hasanah keilmuan Universitas Jambi.

Semoga kolaborasi dan sinergitas pemanfaatan data ini akan terus berlangsung antara BPS Provinsi Jambi dan Universitas Jambi, sehingga data yang dimiliki oleh BPS akan lebih bermakna dan mampu mendukung perencanaan pembangunan lewat tangan akademisi. (Data Jambi/Madya)

---

Informasi Indikator Statistik dan Data Jambi terkini dapat diakses melalui jambi.bps.go.id dan Sosial Media BPS Provinsi Jambi (IG, FB, dan Youtube BPS Provinsi Jambi).

 

Ayo persiapkan diri menyambut pelaksanaan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 dan Sensus Pertanian 2023

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved