Batanghari Butuh Vaksin PMK 13.335 Dosis, Tahap Pertama Baru Terima 4.200 Dosis
Total kebutuhan dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari sebanyak 13.335 dosis.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Total kebutuhan dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari sebanyak 13.335 dosis.
Jumlah tersebut berdasarkan yang tercatat di Aplikasi ISIKHNAS untuk populasi hewan ternak Ruminansia besar berjumlah 17.155 populasi.
Hal itu disampaikan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Batanghari, Tuanku Hafiq pada Minggu (4/9/2022).
Menurutnya untuk tahap pertama Disbunak telah menerima 4.200 dosis vaksin dan juga telah mendapat alokasi dosis vaksin booster 4.200.
“Untuk booster sudah kita dapatkan setelah rapat koordinasi di Provinsi Jambi,” katanya.
Meski masih kekurangan pihaknya tetap memprioritaskan hewan ternak yang sehat, kalau hewan yang terjangkit tetap dilakukan isolasi dan diberi pengobatan secara berkala.
“Yang terjangkit tidak bisa dilakukan vaksinasi walau pun sudah sehat,” pungkasnya.
Baca juga: 36 Ternak Mati Akibat PMK, Pemkab Batanghari Usulkan Dapat Kompensasi Rp10 Juta
Baca juga: Vaksinasi PMK Tahap Pertama di Batanghari Capai 3.560 Ekor Ternak
Baca juga: Perkembangan PMK di Sarolangun, Masih ada 59 Ekor Sapi dalam Perawatan
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News