Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Sungai Penuh
PPP sendiri adalah satuan moneter yang digunakan untuk membandingkan harga barang dan jasa antar negara secara standar.
Hal pertama yang harus diprioritaskan untuk menghapus kemiskinan ekstrem adalah menjaga tingkat inflasi.
Inflasi, atau kenaikan harga-harga barang dan jasa, otomatis akan meningkatkan pengeluaran masyarakat terutama pengeluaran untuk makanan.
Mereka yang miskin ekstrem pasti menjadi sangat rentan terhadap gejolak harga.
Salah satu cara mengendalikan inflasi adalah dengan memperlancar arus distribusi barang.
Dalam situasi krisis pangan seperti sekarang, Kota Sungai Penuh masih beruntung karena supply makanan relatif melimpah.
Hal tersebut disebabkan karena Sungai Penuh-Kerinci merupakan sentra penghasil pangan di Provinsi Jambi.
Barang-barang yang harus dijamin distribusinya adalah barang-barang hasil industri yang tidak dapat diproduksi di Sungai Penuh-Kerinci.
Pemerintah juga harus menyiapkan jaring pengaman sosial apabila ada lonjakan harga yang drastis seperti kenaikan harga BBM dan energi.
Dengan mencermati data kemiskinan makro dan mikro yang tersedia, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan jitu dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kota Sungai penuh.
(Data Jambi/BPS Kota Sungai Penuh)
Informasi Indikator Statistik dan Data Jambi terkini dapat diakses melalui jambi.bps.go.id dan Sosial Media BPS Provinsi Jambi (IG, FB, dan Youtube BPS Provinsi Jambi).
Ayo persiapkan diri menyambut pelaksanaan Sensus Pertanian 2023
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: BPS Provinsi Jambi dan Unja Luncurkan Aplikasi POSITIV
Baca juga: Mendagri Berikan Arahan BPS dan BI untuk Evaluasi Reguler Inflansi di Tingkat Kabupaten Kota
Baca juga: BPS Provinsi Jambi Gelar Kuliah Umum dan Resmikan Pojok Statistik