Berita Tebo

HMI Cabang Tebo Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD, Sampaikan Beberapa Tuntutan

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tebo berunjuk rasa didepan gedung DPRD Tebo Rabu (31/8/2022).

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/SOPIANTO
HMI Cabang Tebo Ujuk Rasa di Depan Gedung DPRD 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tebo unjuk rasa didepan gedung DPRD Tebo Rabu (31/8/2022).

Puluhan mahasiswa membawa bendera HMI dari Sekretariat menggunakan kendaraan roda dua dikawal oleh pihak TNI Polri, menuju ke depan gedung DPRD dan disamput oleh pihak kepolisian.

Puluhan Mahasiswa itu datang ke Gedung DPRD Tebo membawa beberapa tuntutan yakni, menolak rencana pemerintah menaikan BBM bersubside, meminta pemerintah untuk mencabut kenaikan tarif dasar listrik.

Selanjutnya, mendesak pemerintah daerah memberantas mafia disektor distribusi minyak, gas dan tata kelola pertamnangan dengan melakukan penegakan hukum yang adil dan tranparan dari hulu ke hilir yang rama lingungan.

Kemudian, meminta kepada DPRD Tebo untuk mengawasi dan menidaklanjuti temuan BPK RI perwakilan Jambi pada pelaksaan APBD tahun anggaran 2021, jika pihak ketiga (kontraktor) tidak melunasinya maka akan diteruskan ke pihak penegak hukum.

Hamdan Nur, Ketua Umum HMI Cabang Tebo mengatakan, berdasarkan instruksi Pengurus Besar (PB) HMI untuk melakukan unjuk rasa didaerah masing-masing melalui Badan Koordinasi (BADKO) HMI dan ditindak lanjuti oleh Cabang HMI.

Kata Hamdan dirinya bersama teman-temannya menyampaikan aspirasi membahas beberapa isu, yakni isu nasional dan daerah.

Dikatakan Hamdan, setelah unjuk rasa dirinya bersama rekannya masuk gedung DPRD dan disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tebo dalam rangka rapat dengar pendapat (RDP) dihadiri Kapores Tebo, Danramil Tebo Tengah.

Lanjut Hamdan, tadi pihak DPRD Kabupaten Tebo sudah mengupayakan menyampaikan tembusan ke Pj Bupati Tebo dan diteruskan ke DPR RI.

Sementra itu Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega mengatakan, pihak nya menyiapakan personil gabungan TNI Polri untuk mengankan jalannya aksi sebanyak 130 orang.

"Dari TNI yang stanby sebanyak 100 orang, namun kit mint dilapangan 15 orang, dari kami 119 orang," kata Fitria Mega.

Jelang kenaikan BBM ini, pihak kepolisian dan TNI melakukan patroli, selain patroli juga dilakukan penempatan personil di SPBU di Wilayah Kabupaten Tebo.

"Di Kabupaten Tebo kebetulan ada 4 SPBU, Tebo Tengah 3, Rimbo Bujang 1," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Livy Renata Akui Tak Bisa Jadi Istri Verrell Bramasta Karena Tak Bisa Masak: Gimana Mau Nikah

Baca juga: Monitoring Capaian Kinerja Pemprov, KPK Kembali Turun ke Jambi

Baca juga: Resep Nasi Goreng Kampung, Pilihan Menu Simpel untuk Sarapan

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved