Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Kasus Ferdy Sambo, Rapat 20 Menit Sebelum Eksekusi Brigadir J, Hadir Putri, Bharada E, Bripka RR
Terungkap rapat tertutup Irjen Ferdy Sambo Cs sebelum mengeksekusi Brigadir J alias Brigadir Yosua. Rapat yang dilakukan di lantai 3 itu membahas
Ronny memastikan Bharada E ini tidak mengetahui motif penembakan Brigadir J.
Setelah tiba dari Magelang sampai di Jakarta, Bharada E memang tidak mengetahui apa-apa tapi mendapat perintah di menit-menit terakhir.
Ronny akan membuktikan di pengadilan, bahwa kliennya menembak Brigadir J tanpa tahu motif.
Artinya, Bharada E dalam kasus ini hanya kambing hitam, secara di rapat kilat itu pangkatnya paling rendah.
Dalam rapat itu, menurut Bharada E, ada Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bripka RR. Bharada E hanya bisa diam tak berbicara sama sekali dengan Putri Candrawathi di rapat itu.
"Ibu PC itu ada di ruangan lantai 3. Jadi pertemuannya itu (dihadiri, red) Ibu PC, Pak FS, kemudian saudara RR. Kemudian yang terakhir dipanggil adalah Bharada E ini. Yang panggil itu saudara RR," terang Ronny.
Mulanya, Bharada E tidak melihat Putri Candrawathi pas masuk ke dalam ruangan yang jadi rapat kilat. Barulah setelah duduk di sofa, Bharada E melihat Putri Candrawathi sudah di dalam.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Terungkap Rapat Kilat Praeksekusi Brigadir J di Lantai 3 Rumah Saguling, Ferdy Sambo Memimpin,
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Keberatan dengan Hukuman 6 Bulan Penjara
Baca juga: Biodata dan Profil Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Tersangka Tewasnya Brigadir Yosua
Baca juga: Putri Candrawathi Terancam Hukuman Mati, Diduga Terlibat Rencana Pembunuhan Brigadir Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10082022-brigadir-j.jpg)