Kajari Tebo Musnahkan Barang Bukti Hasil Tindak Kejahatan

Ratusan botol minuman keras (miras) dan barang bukti lainnya ini dimusnahkan di halaman kantor Kejari Tebo dengan cara dibakar dan dilindas mengunakan

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Kejaksaan Negeri Kabupaten Tebo memusnahkan barang bukti rampasan hasil tindak kejahatan. 

TRIBUNJAMBI.COMMUARA TEBO - Kejaksaan Negeri Tebo memusnahkan barang bukti rampasan hasil tindak kejahatan.

Ratusan botol minuman keras (miras) dan barang bukti lainnya ini dimusnahkan di halaman kantor Kejari Tebo dengan cara dibakar dan dilindas mengunakan alat berat, Kamis (18/8/2022).

Kajari Tebo, Dinar Kripsiaji mengatakan total barang bukti yang dimusnahkan hari ini sebanyak 355 botol miras, narkoba jenis sabu seberat 133,63 gram, 25 butir inek, 30,2 Kg ganja kering, satu pucuk senjata api, senjata tajam, rokok ilegal 157 ribu batang, obat-obatan ilegal 125 jenis, minyak ilegal 2.130 liter dan 2 unit mesin dompeng.

"Seluruhnya sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau sudah inkrah, dan ini hasil tangkapan dari tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2022, Kalau diuangkan senilai Rp133,6 juta," katanya. 

Pemusnahan miras, sabu sabu dan ganja kering ini kata Kajari Tebo, sengaja dilakukan agar tidak di salah gunakan.

"Miras kita lindas pakai alat berat hingga benar-benar hancur, ganja kita bakar dan sabu sabu kita blender," kata dia.

Baca juga: Kasus Korupsi Jalan Padang Lamo Masih Bergulir, Kejari Tebo Bakal Panggil PPTK Dinas PU Jambi

Diketahui, selain ganja, sabu-sabu dan miras, Kejari Tebo juga memusnahkan ekstasi, senjata tajam, senjata api, rokok, obat-obatan, BBM ilegal dan mesin dompeng.

Pantauan di lapangan, Jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tebo kompak memasuki narkotika jenis sabu-sabu ke dalam mesin blender. 

Kejari Tebo juga memasukkan 25 butir inek atau ekstasi kedalam blender yang sama. Barang terlarang tersebut juga merupakan barang bukti yang akan dimusnahkan.

Baca juga: Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 62 Tahun 2022, Kejari Tebo Gelar Donor Darah

Dijelaskannya, sabu-sabu dan inek tersebut dimusnahkan karena telah memiliki kekuatan hukum tetap atau perkaranya telah inkrah. Agar tidak disalah gunakan, kata Kajari, sabu-sabu dan inek tersebut harus dimusnahkan. 

"Nanti kawan-kawan wartawan silahkan saksikan pemusnahan. Kalau mau ikut memusnahkan boleh juga," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Sopianto)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved