Selain Migas, ini Komoditi Unggulan Ekspor Provinsi Jambi Juni 2022

Pada Juni 2022 kelompok komoditi pertambangan memiliki andil/peran terbesar, yaitu sebesar 66,03 persen atau senilai 203,66 juta USD

Editor: Rahimin
Istimewa
Karet dan olahannya pada Juni 2022 memberikan andil ekspor sebesar 15,34 persen atau senilai 47,30 juta USD. 

Selain Migas, ini Komoditi Unggulan Ekspor Provinsi Jambi Juni 2022

Nicky Rizkiansyah, SST., M.E.,

Statistisi Ahli Muda pada Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI.COM - Senin (1/8/2022) lalu BPS Provinsi Jambi telah merilis angka ekspor Provinsi Jambi. Untuk bulan Juni 2022, performa ekspor Provinsi Jambi melesat naik 20 persen lebih ke angka 308,45 juta USD jika dibandingkan dengan nilai ekspor Mei 2022 yang hanya sebesar 255,46 juta USD.

Tentunya hal ini merupakan hal yang menggembirakan di tengah ketidak pastian keadaan pasar global akibat beberapa kejadian yang terjadi seperti invasi Rusia ke Ukraina dan guncangan kecil pada perekonomian negara-negara barat.

Dari nilai sebesar itu, pada Juni 2022 kelompok komoditi pertambangan memiliki andil/peran terbesar, yaitu sebesar 66,03 persen atau senilai 203,66 juta USD. Kelompok komoditi pertambangan yang dimaksud adalah migas dan pertambangan lainnya seperti batu bara.

Komoditi migas memberikan andil sebesar 54,00 persen atau senilai 166,56 juta USD dari totsal ekspor Provinsi Jambi Juni 2022 dan batubara memberikan andil sebesar 12,03 persen.

Namun di luar kelompok komoditi itu, ada komoditi lain yang memberikan andil lumayan besar terhadap nilai ekspor Provinsi Jambi Juni 2022. Bahkan andil yang diberikan lebih besar daripada andil batubara. Komoditi yang dimaksud adalah komoditi karet dan olahannya dan komoditi minyak nabati.

Karet dan olahannya pada Juni 2022 memberikan andil ekspor sebesar 15,34 persen atau senilai 47,30 juta USD. Dengan nilai sebesar ini, komoditi karet dan olahannya menempati posisi kedua terbesar untuk total nilai ekspor Provinsi Jambi Juni 2022.

Sedangkan di posisi ketiga, komoditi minyak nabati juga mengungguli andil komoditi batubara dengan total andil sebesar 12,46 persen. Hanya terpaut sekitar 0,43 basis poin saja dengan batubara. Nilainya pun terpaut sedikit, yakni sebesar 38,43 juta USD untuk minyak nabati sedangkan batubara sebesar 37,09 juta USD.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved