Pendidikan

Artificial Intelligence Bikin Belajar Lebih Berkembang dan Menarik

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan saat ini mulai banyak digunakan dalam pembelajaran bahasa.

Penulis: Hendri Dunan | Editor: Hendri Dunan
wartawan
Penjelasan penggunaan AI dalam pembelajaran Bahasa oleh Dony Efrizal M.Pd, Dosen Unja 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembelajaran menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan saat ini mulai banyak digunakan. Pembelajaran menggunakan AI ini juga membuat sistem belajar lebih berkembang dan menarik.
Hal ini terungkap dari kegiatan pelatihan penggunaan Artificial Intelligence dalam pembelajaran bahasa bagi guru SMP Muaro Jambi yang disampaikan oleh Dr dra. Yelia MP.d, Dr dra Rosinta Norawati MA, Dr drs Y. Adlis M.Pd, dan Dony Efrizal M.Pd. Kegiatan ini sendiri difasilitasi oleh SMPN 1 Muaro Jambi.
Pada kegiatan ini para narasumber tidak hanya penyampaian materi tetapi juga praktik bagaimana menggunakan beberapa aplikasi yang memakai AI sebagai operasionalnya.
Dihadapan 24 peserta yang merupakan guru bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tingkat SMP ini, Dony Efrizal M.Pd sedikit mengulas tentang perkembangan teknologi AI yang ada di dunia sejak awal hingga pada perkembangan digital 4.0.
Sementara itu, Dr Yelia mengatakan bahwa beragam pembelajaran bahasa bisa menggunakan AI. Sebab saat ini AI sendiri sudah dibuat untuk bisa memahami beragam konteks. Sehingga pemahaman dari pembacaan yang dilakukan oleh AI semakin baik, meski belum bisa menggantikan peran manusia sampai saat ini.
“Beragam pembelajaran bisa menyesuaikan dengan penggunaan teknologi AI untuk pembelajaran,”terang Yelia, Sabtu (6/8).
Menurut Dosen Prodi Bahasa Inggris Unja ini bahwa guru bisa memanfaatkan teknologi AI dalam pembelajaran. Sebab, dengan memanfaatkan teknologi berbasis AI ini pembelajaran bisa dibuat semenarik mungkin. Karena dari beberapa aplikasi yang menggunakan AI juga dilengkapi dengan fitur yang menarik bahkan ada menyertakan game edukasi di dalamnya.
“Kita harus akui saat ini motivasi belajar anak-anak semakin susah dan mereka sulit lepas dari smartphone. Lantas kenapa tidak kita manfaatkan smartphone anak itu untuk media pembelajaran secara langsung,”terangnya.
Yelia sendiri mengatakan jika guru bahasa menerapkan penggunaan aplikasi berbasi AI akan bisa meningkatkan minat belajar siswa. Karena metode pembelajaran ini bisa diterapkan disemua jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.
“Penggunaan aplikasi berbasis smartphone ini di sekolah tetap harus melalui pengawasan dan pengarahan dari guru,”ujarnya.
Selaku pendidik, Yelia juga mengingatkan bahwa saat ini anak-anak lebih mahir dan terampil menggunakan smartphone. Maka dari itu, guru harus lebih bisa memanfaatkan teknologi dalam memberikan pembelajaran pada siswa. Metode-metode konvensional dalam memberikan pembelajaran juga harus mulai digeser agar tidak semakin tertinggal.
“Guru bahasa harus peduli dengan teknologi untuk pembelajaran. Tidak hanya bertahan dengan model konvensional, tetapi bergerak mengikuti perkembangan zaman terutama teknologi jika tidak ingin tertinggal,”pesannya.
Sementara itu, Siti Jernimah Sitompul, S,Pd salah guru yang menjadi peserta mengakui jika pembelajaran menggunakan AI sangat membantu. Bahkan dirinya berharap bisa secepatnya menerapkan penggunaan AI sebagai media pembelajaran yang menarik.
“Ini sangat menarik. Dan kelihatannya pembelajaran semakin menarik,”ungkap Siti Jernimah Sitompul.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 1 Muaro Jambi ini sendiri dibuka oleh Cicih Kurniasih, S. Pd selaku Waka Kesiswaan. Kegiatan sendiri dilaksanakan di ruang labor komputer SMPN 1 Muaro Jambi. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved