Gejala dan Cara Penularan Cacar Monyet: Demam hingga Benjolan Berisi Air

Wabah cacar monyet atau monkeypox sudah terjadi di beberapa negara. Berikut ini adalah gejala dan tanda cacar monyet:

Editor: Suci Rahayu PK
REUTERS/Dado Ruvic
Ilustrasi cacar monyet 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah cacar monyet atau monkeypox sudah terjadi di beberapa negara.

Update terbaru, warga Jawa Tengah memiliki gejala cacar monyet, dan pasien berstatus suspek itu dirawat di RS di Jawa Tengah.

Pada Rabu (27/7/2022), Kemenkes melaporkan terjadi 9 kasus yang diduga cacar monyet namun 9 kasus tersebut dinyatakan negatif dari infeksi virus cacar monyet.

Lantas apa gejala dan cara penularan cacar monyet?

Dikutip dari laman Kemenkes, gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air.

Perbedaan utama antara keduanya adalah cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air tidak.

Baca juga: Ancaman Hukuman Bharada E Maksimal 15 Tahun Penjara, Dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 dan 56

Baca juga: Makin Memanas, 21 Jet Tempur China dan 2 Kapal Induk Kepung Taiwan

Berikut ini adalah gejala dan tanda cacar monyet:

- Sakit kepala
- Demam tinggi hingga lebih dari 38,5 derajat celcius
- Limfadenopati
- Sakit punggung
- Nyeri otot atau myalgia
- Tubuh merasa lemah atau asthenia
- Muncul lesi cacar atau benjolan berisi air di seluruh tubuh

Pada tahap awal sekitar 1 sampai 3 hari setelah munculnya demam, penderita akan mengalami ruam yang dimulai dari wajah hingga menyebar ke bagian tubuh lain.

Penyakit cacar monyet biasanya berlangsung selama 2-4 minggu setelah gejala awal terjadi.

Menurut WHO, cacar monyet telah terbukti menyebabkan kematian pada 1 dari 10 orang yang terinfeksi di Afrika.

Baca juga: Kecelakaan di Tanjabtim, Penumpang Honda BeAT Tewas Dihantam Truk dari Belakang

Baca juga: China Mulai Kerahkan Kapal Induk, Militer Taiwan Siap Siaga

Ada 2 cara penularan cacar monyet

1. Transmisi dari hewan ke manusia

Kontak langsung dengan darah hewan, seperti monyet, tikus, atau tupai
Cairan tubuh
Lesi kulit atau lesi mukosa dari hewan yang terinfeksi
Daging hewan liar yang terinfeksi (bush meat) juga dapat menjadi rute penularan penyakit.

2. Transmisi dari manusia ke manusia

Kontak langsung melalui darah, cairan tubuh, dan lesi kulit atau mukosa
Saluran napas, berupa kontak erat dalam waktu lama
Inokulasi melalui mikrolesi pada kulit seperti gigitan atau goresan
Penularan ibu ke bayi melalui plasenta.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suspek Cacar Monyet di Indonesia, Kenali Gejala, dan Cara Penularannya", 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Fraksi PKS Berharap Pemprov Jambi Terus Sempurnakan Menajemen Pengelolaan Keuangan Daerah

Baca juga: Kecelakaan di Tanjabtim, Penumpang Honda BeAT Tewas Dihantam Truk dari Belakang

Baca juga: Ancaman Hukuman Bharada E Maksimal 15 Tahun Penjara, Dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 dan 56

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved