Perang Rusia Ukraina
Jerman Kirim Peluncur Roket Ganda, Bantu Ukraina Perangi Invasi Rusia
Artikel ini membahas Jerman mengirim peluncur roket untuk Ukraina yang sedang melawan Rusia.
Sepuluh howitzer self-propelled PzH 200 dan lima kendaraan tempur lapis baja Gepard sudah berada di Ukraina.
Amerika Tambah HIMARS
Amerika menambah pasokan HIMARS untuk Ukraina.
Hal ini disampaikan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada awal pertemuan virtual dengan sekutu di Ukraina seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/7/2022).
Sekitar 200 tentara Ukraina telah dilatih menggunakan HIMARS.
Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley mengatakan, Ukraina menggunakan HIMARS untuk menyerang titik komando dan kontrol Rusia, jaringan logistik dan situs pertahanan udara di Ukraina.
HIMARS yang dioperasikan pasukan Ukraina tak mampu ditangkal S-400 Rusia hingga 12 prajuritnya dilaporkan tewas beberapa waktu lalu.
Ukraina menggunakan HIMARS bantuan AS di Kherson bagian selatan wilayah yang dikuasai Rusia hingga tewaskan 12 prajurit.
HIMARS mampu menjelajah hingga 80 km dan mampu membawa hingga 6 rudal sekaligus.
Dengan jangkauan HIMARS yang luas membuat Ukraina dapat mengerahkan senjata canggih itu di luar jangkauan sebagian besar artileri Rusia.
Sebagian Artikel Ini Diolah dari Tribunnews.com
Baca Artikel Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Jerman Kirim 16 Kendaraan Lapis Baja ke Ukraina untuk Menghadapi Pasukan Rusia
Baca juga: Serangan Balasan Ukraina Tewaskan 100 Tentara Rusia di Kherson
Baca juga: Kewalahan Hadapi Ukraina, Kini Rusia Pakai Tentara Bayaran dan Relawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Howitzer-M77.jpg)