Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Apa DibalikTewasnya Brigadir J? 25 Hari Belum Ada Tersangka, 2 Jenderal Sebut Kasus Mudah Diungkap
Pengusutan tewasnya Brigadir J alias Brigadir Yosua hingga kini belum selesai. Jika dihitung, tewasnya Brigadir J hingga saat ini sudah 25 hari berjal
TRIBUNJAMBI.COM - Pengusutan tewasnya Brigadir J alias Brigadir Yosua hingga kini belum selesai.
Meski Komnas HAM hingga Satgasus Polri menangani kasus polisi tembak polisi, namun belum ada tersangka pada kasus tewasnya Brigadir J.
Jika dihitung, tewasnya Brigadir J hingga saat ini sudah 25 hari berjalan.

Komnas HAM mengaku kesulitan mengungkap misteri tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Sebabnya, CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo tak berfungsi.
Ini seperti dikatakan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik pada Selasa (2/8/2022).
"Tadi kan saya katakan di TKP itu, menurut mereka, informasi mereka, CCTV itu tidak berfungsi. Ini problem besar," kata Taufan di Kantor Komnas HAM, Jakarta.
Pernyataan Taufan ini menanggapi pihak-pihak yang mengatakan jika kasus tewasnya Brigadi J mudah diungkap.
Menurut Taufan, hingga saat ini Komnas HAM belum mendapatkan bukti-bukti pendukung, sehingga kasus ini susah disimpulkan.
"Jadi orang yang bilang bahwa ini mudah segala macam, Anda mau bertumpu pada siapa?"
Baca juga: Terungkap Keberadaan Istri Ferdy Sambo, saat Brigadir Yosua Ditembak Mati
Baca juga: Buntut tewasnya Brigadir Yosua, Kini Ferdy Sambo Dinonaktifkan dari Kasatgassus
"Kan pada keterangan pelaku, atau keterangan orang-orang yang mengatakan saya adalah korban pelecehan seksual, kan begitu." ujarnya.
"Bagaimana kita menyimpulkannya kalau kita enggak bisa mendapatkan seluruh bukti-bukti pendukung lainnya, yang bisa membantu kita menyimpulkan?" beber Taufan.
Karena itu, Taufan menegaskan tidak mudah mengungkap kasus ini.
"Jadi tidak mudah, yang bilang mudah, dia tidak tahu persoalannya," ucap Taufan.
2 Jenderal Sebut Kasus Tewasnya Brigadir J Mudah Diungkap