Rekonstruksi Ibu Bacok Anak di Tebo, Eksekusi Dilakukan di Adegan 9

Polres Tebo menghadirkan tersangka R, ibu yang bacok anaknya, Rabu (27/7/2022). 

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Sopianto
Polres Tebo menghadirkan tersangka R, ibu yang bacok anaknya, Rabu (27/7/2022).  

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO-Polres Tebo menghadirkan tersangka R, ibu yang bacok anaknya, Rabu (27/7/2022). 

R dihadirkan untuk rekonstruksi menguji kebenaran yang sudah ia perbuat terhadap anaknya. 

Dalam rekonstuksi itu turut hadir dari Kejaksaan Negeri Tebo, namun untuk pihak keluarga korban tidak dihadirkan.

Ada 10 adengan yang diperagakan oleh R, awal mula hingga prores eksekusi pembacokan itu di adengan ke 9. 

R melakukan eksekusi pembancokan pada adegan ke 9 yang mana sebelum melakukan pembacokan R sempat mengobrol dengan ibu mertua. 

IPDA Jentina Butarbutar Kanit PPA Polres Tebo mengatakan, ada 10 adengan yang diperagakan oleh R pada saat rekonstruksi.

Dalam agedagan tidak ada sanggahan dari pelaku, kata Jentina pelaku menjelaskan apa yang sudah ia perbuat.

"Eksekusi terjadi pada adegan ke 9," kata Jentina.

Baca juga: Harga Sawit di Tebo Rabu (27/7/2022) Naik Rp 100

Pada adegan ke 9 R melakukan eksekusi dengan menggunakan sajam jenis kapak untuk membacok anaknya.

Selain itu R juga menyimpan sajam di sakunya, dengan niat setelah menghabsi anaknya dia langsung bunuh diri. Namun gagal.

"Iya R dua bawa saja, sajam yang satunya untuk menghabisi anaknya dan sajam yang satunya dia gunakan untuk bunuh diri, namun aksinya gagal," kata Jentina. 

Pada adengan ke 9 juga pelaku membacok anaknya dua kali. Untuk melakukan aksinya yang ketiga kalinya aksinya ketahuan orang tuanya.

Jendro Hadi Jaksa Penutut Umum Kejari Tebo mengatakan, dari sepuluh adegan yang diperagakan itu sudah  sesuai dengan jalannya rekontruksi.

Baca juga: Ayah Cabuli Anak di Tanjab Barat Divonis 17 Tahun, Jaksa: Cabut Hak Asuh dan Perwalian

Untuk masukan ke penyidik kata Jendro tidak ada masukan karena penyidik sudah sesuai dengan prosedurnya. 

Pasal yang diterapkan dari penyidik kata Jendro, tentang perlindungan anak Pasal 80 ayat 2 dan ayat empat.

"Untuk ancaman sekitar 5 tahun," pungkas Jendro.(Tribunjambi.com/Sopianto) 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved