Berita Batanghari
200 Sambungan Rumah Tangga di Batanghari Diputus Perumda Karena Menunggak Tagihan Sepanjang 2022
Perumda Tirta Batanghari sepanjang 2022 ini telah memutus sambungan rumah (SR) pelanggan sebanyak 200 SR.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Perumda Tirta Batanghari sepanjang 2022 ini telah memutus sambungan rumah (SR) pelanggan sebanyak 200 SR.
Data yang diterima Tribunjambi.com hingga Juli ini jumlah pelanggan terdata sebanyak 20.977 pelanggan.
Pemutusan atau berhentinya berlangganan ini tidak semua sambungannya diputus secara langsung oleh pihak PDAM.
Namun, ada juga yang mengajukan surat ke PDAM agar sambungannya diputus karena tak memiliki biaya membayar tagihan.
“Paling dominan pelanggan yang menunggak, lewat dari 3 bulan. Namun, sebelumnya kita kirim surat pemberitahuan,” katanya Manager Teknik Perumda Tirta Batanghari, Supran pada Jumat (15/7/2022).
Ia mengatakan pemutusan ini dilakukan paling dominan di wilayah Kecamatan Muara Bulian. Melihat kondisi itu pada 2022 ini
Baca juga: Dinsos Muaro Jambi Minta Kades Data Ulang Penerima Bantuan Sosial
Baca juga: Baru 102 Desa di Muaro Jambi yang Usulkan Ulang Bantuan Sosial
Perumda Tirta Batanghari menjalankan program SR-MBR yang menyasar ke 1.000 SR baru.
“Pemasangannya gratis. Untuk seluruh warga Batanghari yang ada cabang dan unit diwilayahnya,” ucapnya.
Yang sudah dilakukan pemutusan oleh Perumda kata dia tidak boleh lagi memasang melalui program ini sebab ID-nya sudah terdaftar.
“Pemasangan baru ini dimulai Juli ini. Datanya sudah ada, berdasarkan baseline dari pusat, tinggal lagi pemasangan dari Perumda dan akan selesai pada September,” pungkasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News