Berita Jambi

Pembangunan Ujung Jabung Sebagai Pelabuhan Samudera Terancam Gagal

"Pertama di lokasi Ujung Jabung itu terjadi pendangkalan luar biasa, sehingga perlu dikaji ulang apakah masih layak lokasi itu untuk Pelabuhan samuder

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Danang Noprianto
Gubernur Jambi Al Haris. Dikatakan Al Haris pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung terancam batal. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung hingga hari ini masih membuat dilema Pemerintah Provinsi Jambi.

Hal ini diakui Gubernur Jambi, Al Haris yang mengatakan status Ujung Jabung yang saat ini masih berstatus pelabuhan pengumpul dan ditargetkan untuk menjadi pelabuhan utama atau pelabuhan samudera mengalami masalah.

Ditambah lagi provinsi tetangga, Sumatera Selatan berencana akan mengajukan untuk membuat pelabuhan baru dengan nama Tanjung Carat.

"Ujung Jabung hari ini memang kita akui ada dilema yang kita alami di situ, ketika status kita ini pelabuhan pengumpul dan Sumsel melihat bahwa Jambi punya pelabuhan yang tidak lagi samudra maka Sumsel mengajukan untuk membuat pelabuhan baru yang diberi nama Tanjung Carat," jelasnya.

Al Haris mengatakan dirinya sudah mencoba berbagai macam cara dengan menyampaikan hal ini kepada Presiden, namun ternyata ada permasalahan sehingga Ujung Jabung sulit untuk dijadikan pelabuhan samudera.

"Kita sudah coba segala macam dan sudah laporannya presiden, tapi lagi-lagi ada masalahnya," ucapnya

Ia menyebut adanya pendangkalan di lokasi Ujung Jabung, sehingga perlu dikaji ulang soal kelayakan menjadi pelabuhan samudera.

Baca juga: Kantor Perwakilan BEI Jambi Kampanyekan Gerakan Gemarinves bagi Calon Investor

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Tanjung Jabung Timur Hanya Rp 500 per Kg

"Pertama di lokasi Ujung Jabung itu terjadi pendangkalan luar biasa, sehingga perlu dikaji ulang apakah masih layak lokasi itu untuk Pelabuhan samudera ini," jelasnya.

Al Haris dan anggota Komisi 5 DPR RI juga sudah meninjau lokasi tersebut, dan berdasarkan kajian PUPR terlihat jelas ada pendangkalan.

Namun Al Haris tetap berupaya dan menyuarakan pembangunan pelabuhan ujung jabung.

Kemudian yang kedua pemerintah provinsi juga fokus dan sudah disampaikan dalam forum Pertemuan Gubernur se-Sumatera di Riau lalu bahwa minimal ujung Jabung ini fungsionalnya tetap jalan.

Al Haris menginginkan agar ujung jabung bisa difungsikan nanti untuk CPO, untuk batubara terus akan dikembangkan.

"Kita tetap berjuang untuk ujung jabung, karena disebalah ada saingan baru kita Tanjung Carat, ini juga menjadi masalah kita kedepan," tutupnya. (Tribunjambi.com/Danang Noprianto)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kantor Perwakilan BEI Jambi Kampanyekan Gerakan Gemarinves bagi Calon Investor

Baca juga: Profil Mendiang Dicky Topan, Dari Pemeran Adik Si Entong Buka Kuliner Nasi Uduk

Baca juga: Hutan Lebat di Perkantoran Sarolangun Akan Diubah Menjadi Kawasan Camping Ground

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved