Berita Kerinci
Dewan Minta Dinas Pemdes Kabupaten Kerinci Tidak Lepas Tangan
Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci, Boy Edwar pada Selasa (05/06) kemarin. Dia mengatakan jangan hanya kegiatan Bimtek tersebut hanya kegiatan serimonial
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pelatihan Pengelolaan Aset Desa, yang dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kabupaten Kerinci, bertempat dibandung beberapa waktu lalu, harus memberikan manfaat bagi Kades dan Sekdes.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci, Boy Edwar pada Selasa (05/06) kemarin. Dia mengatakan jangan hanya kegiatan Bimtek tersebut hanya kegiatan serimonial.
"Jangan setelah Bimtek, Desa masih mengupah untuk pembuatan RAPBdes, jadi sama dengan bohong dan mubazir Bimtek yang dilaksanakan selama ini," kata Boy Edwar.
Anggota Dewan Dua Periode ini juga mempertanyakan siapa penyelenggara Bimtek tersebut apakah Apdesi atau BKAD.
"Apdesi melemparkan ke BKAD, apakah pengurus BKAD itu orang - orang Apdesi juga, mereka harus bisa mempertanggungjawabkan laporan pengunaan anggaran nantinya," sebutnya.
Dia berharap Dinas Pemberdayaan Desa dan Masyarakat (Pemdes) Kabupaten Kerinci, untuk tidak lepas tangan, biarpun penyelenggaraan Bimtek ini diserahkan kepada BKAD, namun Pemdes sebagai lending sektor yang bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap Desa.
Baca juga: Kasat Reskrim, Kasat narkoba dan Kapolsek Nipah Panjang dapat penghargaan dari Kapolres Tanjabtim
Baca juga: Truk Batu Bara Masih Langgar Aturan Bikin Macet, Warga Lapor Lewat Nomor Bantuan Polisi
Baca juga: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Sosialisasi pada Pedagang dan Peternak Terkait PMK
"Pemdes harus tau SDM apa yang perlu ditingkatkan di Desa, jangan diserahkan kepada Apdesi dan BKAD yang menentukan, jika seperti itu, seenaknya mereka saja membuat kegiatan," jelasnya.
Boy Edwar mempertenyakan apakah anggaran yang digunakan untuk Bimtek ini tidak menimbulkan masalah nantinya setiap desa.
"Jika nanti anggaran untuk iuran ini menjadi temuan, siapa yang akan bertanggungjawab," tandasnya.(*)