Khazanah Islam

Sebab Turunnya Surat Al Zalzalah, Ketika Amalan Sedikit  Dianggap Tidak Berpahala

Peristiwa asbabun nuzul Surat Al Zalzalah dan kandungan surat tersebut memberikan pelajaran bahwa Allah Maha Adil.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
PIXABAY/CHZAIB
Tampila salah satu surat di Al Qur'an. Salah satu surat di Al Qur'an adalah Surat Al Zalzalah yang asababun nuzul nya bermula dari sangkaan umat islam mengenai pahala 

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Sa'id bin Jubair, ia mengatakan; Tatkala turun ayat, "Dan mereka memberikan makanan yang disukainya." (Al-Insan: 8) maka orang-orang Muslim berpendapat bahwa mereka tidak akan mendapat pahala disebabkan amalan yang sedikit.

Begitu pula yang lain berpendapat bahwa mereka tidak akan dicela disebabkan dosa yang ringan seperti berdusta, memandang kemaksiatan, menggunjing, dan sebagainya.

Mereka mengatakan; Sesungguhnya Allah menjanjikan neraka hanya untuk dosa-dosa besar.

Maka Allah menurunkan ayat di Surat Al Zalzalah, "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya ia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya ia akan melihat (balasan) nya pula." (Az-Zalzalah: 7-8).

Demikian sebab turunnya ayat Surat Al Zalzalah menurut Imam As Suyuthi.

Baca juga: Kemarahan Sahabat Nabi kepada Kerabatnya Ini Jadi Sebab Turunnya Ayat 74 Surah At Taubah

Dalam tafsir Ibnu Katsir diriwayatkan suatu ketika Rasulullah membacakan Surat Al Zalzalah. Sebabnya, saat itu ada seseorang pria yang mendatangi Nabi Muhammad saw dan meminta diajarkan AlQur'an.

Rasulullah Saw bersabda, "Bacalah surat-surat yang dimulai dengan huruf ra."

Lelaki itu menjawab, "Usiaku telah lanjut, dan hatiku telah keras (pelupa), dan lisanku telah berat."

Maka kemudian Rasulullah Saw bersabda, "Bacalah surat-surat yang diawali dengan Ha Mim." Lelaki itu mengatakan hal yang sama dengan ucapannya yang pertama. Maka Nabi Muhammad yang mulia  mengatakan agar pria itu membaca surat-surat Musabbihat.

Tidak disangka, lelaki itu kembali mengatakan hal yang sama dan meminta ajari aku surat yang global. Maka Nabi Muhammad akhirnya mengajarkan kepadanya Surat Al Zalzalah.

"Demi Allah, yang telah mengutus engkau dengan hak sebagai seorang Nabi, aku tidak akan melebihkan darinya selama lamanya." Kata lelaki itu setelah Nabi selesai membaca Surat Al Zalzalah.

Kemudian lelaki itu berpaling dan pergi. Maka Rasulullah Saw bersabda, "Beruntunglah lelaki kecil itu, beruntunglah lelaki kecil itu."

Demikian tulisan mengenai asbabun nuzul Surat Al Zalzalah dan kisah yang terkait dengannya. Semoga bermanfaat.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved