Virus PMK Masuk Jambi, Disnakbun Merangin Terus Pantau Hewan Ternak, Ini Hasilnya

Hasil pemantauan dan pemeriksaan kesehatan ternak di Kabupaten Merangin, dipastikan tidak ada yang terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Peternak Sapi di Desa Salam Buku Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Hasil pemantauan dan pemeriksaan kesehatan ternak di Kabupaten Merangin, dipastikan tidak ada yang terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal itu dikatakan Agussalim selaku Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunak Merangin.

Agus mengatakan bahwa hingga saat ini ternak di Kabupaten Merangin belum ada yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut. Meski di beberapa daerah di Provinsi Jambi sudah terdeteksi.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan upaya pencegahan dan antisipasi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan. 

"Kita susah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan ternak yang ada untuk mencegah wabah Penyakit Mulut dan Kutu (PMK) agar tidak masuk ke Kabupaten Merangin," ujarnya, Jumat (3/6/2022).

Dari hasil pemantauan tersebut, Agus mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ditemukannya ternak yang mengalami gejala PMK.

"Hasil pantauan kita di lapangan tidak ditemukan kasus PMK, ternak sapi di peternakan warga dalam kondisi sehat," ungkapnya.

Baca juga: Di Jambi Ada 10 Kasus Sapi Terinfeksi PMK, Ini Ciri-ciri Hewan Ternak Kena Penyakit Mulut dan Kuku

Meski belum ditemukan, Disnakbun Merangin mengimbau agar kelompok ternak sapi melakukan langkah antisipatif dini. 

Di antaranya dengan memperhatikan kebersihan ternak atau kandang dan menggunakan pakan rumput yang dianjurkan tim kesehatan hewan. Serta penggunaan obat obatan yang alami atau herbal.

"Peternak kita minta tetap waspada akan potensi penyakit tersebut yang bisa menyerang. Apabila ditemukan gejala PMK agar segera melapor untuk segera diambil tindakan," ujarnya.

Sementara vaksin PMK ditargetkan menteri pertanian selesai pada Agustus 2022 mendatang. Vaksin tersebut akan disuntikkan serentak di seluruh daerah yang belum terpapar pada bulan tersebut. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: Pasar Ternak Muara Bulian Disemprot Disinfektan Setelah Terjadi Penyebaran PMK

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved