PMK Menyebar di Jambi
Pasar Ternak Muara Bulian Disemprot Disinfektan Setelah Terjadi Penyebaran PMK
Berita Batanghari-Tiga ekor sapi yang terkonfirmasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari ternyata datang dari luar daerah..
Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Tiga ekor sapi yang terkonfirmasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari ternyata datang dari luar daerah yakni Sumatra Selatan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Batanghari, Irwan menjelaskan bahwa tiga ekor sapi itu bukan berasal dari Batanghari melainkan sapi yang dibeli masyarakat di Pasar Ternak Muara Bulian.
Supaya virus PMK ini tidak menyebar ke hewan ternak lainnya, Disbunak bekerjasama dengan Diskoperindagkop Batanghari melakukan beberapa hal untuk mengantisipasi hal itu.
“Pertama kita melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh bagian Pasar Ternak sebelum beroperasi. Saya juga meminta kepada semua petugas untuk selalu stand by di seluruh kecamatan terutama di pusat kesehatan hewan,” ucap Irwan.
Pihaknya akan memperketat pengecekan terhadap seluruh hewan ternak yang masuk ke Pasar Ternak Muara Bulian sebab, ia tak mau mengambil risiko lebih jauh.
“Ternak yang ada di sana bisa aman. Setiap Jumat kita melakukan check point satu per satu” katanya.
Setelah adanya kasus PMK ini, ia bilang belum ada kepastian apakah Pasar Ternak Muara Bulian ditutup atau masih dibuka.
Sebab, untuk menutup pasar ini harus ada mekanisme, tidak mesti langsung ditutup.
“Perintah penutupan belum ada dari provinsi. Oleh karena itu kita tetap melakukan penyemprotan disinfektan. Mudah-mudah lokasi ini bersih dari virus itu,” pungkasnya.
Caption: 3 ekor sapi di Muara Bulian yang terkonfirmasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diperiksa petugas kesehatan.
Simak berita-berita terbaru Tribunjambi.com melalui Google News
TONTON misteri kematian bocah di Bungo oleh Bujang Tuo pecinta Janda
Baca juga: Tiga Ekor Sapi Datang Dari Sumsel ke Batanghari Terkonfirmasi PMK