Berita Sarolangun

Sarolangun Selesai UAS dan Hanya Satu SD Sukses Gelar Ujian Berbasir Komputer

Berita Sarolangun-Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Sarolangun telah usai dilaksanakan.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
zoom-inlihat foto Sarolangun Selesai UAS dan Hanya Satu SD Sukses Gelar Ujian Berbasir Komputer
NET
Ilustrasi siswa SMP sedang ujian

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Sarolangun telah usai dilaksanakan.

UAS dilaksanakan sebagai penentu akhir kelulusan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang di atasnya.

Kadis Dikbud Helmi mengatakan, bahwa pelaksanaan ujian akhir sekolah ini tentu sangat penting dilakukan dalam rangka mengevaluasi pembelajaran bagi siswa, sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

"Jadi kita baru selesai melaksanakan UAS untuk kelas IX SMP dan kelas VI SD, Ujian akhir bagi siswa kelas tinggi tingkat SD dan SMP. Ujian akhir sekolah ini dilaksanakan selama dua Minggu, baru selesai hari Jumat kemarin," katanya, Kamis (31/6/2022).

Lanjutnya, pelaksanaan ujian sendiri secara umum masih melakukan secara manual atau tatap muka. 

Hanya ada satu sekolah SD yakni SD Negeri 64 Sarolangun yang menerapkan dengan basis komputer karena melihat fasilitas komputer yang sudah memadai.

Sedangkan untuk kelulusan siswa, lanjut Helmi, itu sepenuhnya diserahkan kepada pihak sekolah dengan tetap mengacu terhadap aturan yang ada.

Dijadwalkan pengumuman akan dilakukan pada 15 Juni 2022 mendatang, namun untuk mengantisipasi adanya aksi konvoi siswa tingkat SMP, maka pihak sekolah diminta untuk melihat situasi dan kondisi kapan waktu yang tepat untuk pengumuman kelulusan tersebut.

"Tapi di tingkat SMP apakah pengumuman ini dilakukan secara terbuka ataupun tertutup, artinya melihat keadaan karena di hari pengumuman siswa cenderung melakukan konvoi dengan kendaraan bermotor," ujarnya.

"Seperti jamnya mungkin agak malam apakah nanti sesudah magrib, sehingga mengurangi aksi kumpul di jalan raya atau di Simpang, ini juga untuk menjaga keselamatan saking gembiranya menyambut kelulusan anak ini sering melakukan konvoi," sambungnya. (*)

Simak berita-berita terbaru Tribunjambi.com melalui Google News 

TONTON misteri kematian bocah di Bungo oleh Bujang Tuo pecinta Janda

Baca juga: Ribuan Truk Batu Bara dari Sarolangun Diberhentikan Karena Beroperasi Pada Jam Terlarang

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved