Berita Muaro Jambi

Disnakertrans Muaro Jambi Catat Angka Pencaker Awal 2022 Baru 76 Orang, Menurun Dibanding 2021

Angka pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Muaro Jambi pada awal 2022 ini menurun dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun 2021 lalu.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Muzakkir
Sekretaris Disnakertrans Muaro Jambi Dumyati 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Angka pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Muaro Jambi pada awal 2022 ini menurun dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun 2021 lalu.

Angka tersebut dilihat dari jumlah masyarakat yang meminta kartu kuning pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muaro Jambi.

Berdasarkan data yang diperoleh di Disnakertrans Muaro Jambi, pada Januari hingga Februari 2021 lalu, angka pencari kerja mencapai 168 orang.

Sementara di tahun 2022 ini baru 76 orang.

Namun demikian, angka tersebut bisa saja bertambah, sebab banyak masyarakat yang belum berkerja tetapi tidak meminta kartu kuning tersebut.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Muaro Jambi melalui Sekdinnya Dumyati ketika dikonfirmasi menyebut jika dilihat dari angka memang tinggi.

Namun jumlah pengangguran belum bisa disebut sebanyak itu.

Katanya, realnya bisa lebih dan bisa kurang.

Sebab setelah masyarakat minta kartu kuning, jarang sekali yang melapor balik.
Apakah mereka sudah diterima kerja atau belum.

Selain itu banyak juga masyarakat yang tidak meminta kartu kuning.

"Kesulitan kita itu tadi. Setelah minta kartu kuning, dapat kerja dak lapor lagi. Seperti tahun ini, dari 76 orang itu, hanya tiga orang yang lapor balik," kata Dumyati.

Untuk tahun 2021 lalu. Jika ditotal dari Januari hingga Desember, jumlah mencapai 722 orang dengan rincian 456 laki-laki dan 264 perempuan.

"Dari jumlah itu, yang lapor balik hanya 149 orang," katanya.

Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, pada umumnya masyarakat yang meminta kartu kuning tersebut berlatar belakang pendidikan SMA sederajat.

"Hampir 70 persen itu lulusan SMA sederajat. Kemudian ada S1 dan DIII," kata Dumyati.

Baca juga: Pencari Kerja di Sarolangun Tercatat Hingga 8.000 Orang

Baca juga: Persiapkan Tenaga Kerja Profesional, Disnaker Tanjabbar adakan Penyuluhan bagi Pencari Kerja

Baca juga: Kondisi Ekonomi Sulit Berdampak ke Lowongan Kerja, Berikut Angka Pencari Kerja di Merangin

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved