Tips Kesehatan
Alasan Makan Mie Instan Berdampak Buruk pada Kesehatan, Rendah Serat dan Protein
Satu porsi mie instan bisa mengandung natrium antara ratusan hingga ribuan miligram per 100 gram porsi.
Khusus pada individu yang dianggap sensitif terhadap garam, makan mie instan yang tinggi natrium berpotensi meningkatkan risiko:
- Tekanan darah tinggi
- Jantung
- Ginjal.
WHO merekomendasikan asupan natrium 2 gram per hari, sehingga mengkonsumsi satu bungkus mie instan saja akan membuat individu sangat sulit untuk menjaga asupan natrium dalam batas yang disarankan.
Baca juga: Cara Aman Mengkonsumsi Mie Instan Tanpa Takut MSG, Bisa Racik Bumbu Sendiri
2. Mengandung MSG
Kebanyakan mie instan mengandung bahan tambahan yang dikenal sebagai monosodium glutamat (MSG), yang umum digunakan untuk meningkatkan rasa pada makanan olahan.
Mengutip Healthline, meski MSG dinyatakan aman dikonsumsi, beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi MSG yang sangat tinggi dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, seperti:
- Penambahan berat badan
- Tekanan darah tinggi
- Sakit kepala
- Mual.
Namun, penelitian lain tidak menemukan hubungan antara berat badan dan MSG ketika orang mengonsumsinya dalam jumlah sedang.
Beberapa penelitian juga menunjukkan MSG dapat berdampak negatif terhadap kesehatan otak.
Satu studi tabung reaksi menemukan bahwa MSG dapat menyebabkan pembengkakan dan kematian sel-sel otak dewasa.
Meskipun MSG kemungkinan aman dikonsumsi dalam jumlah sedang, beberapa orang mungkin memiliki kepekaan terhadap MSG dan harus membatasi asupan itu.
Kondisi tersebut dikenal sebagai gejala kompleks MSG.
Penderita mungkin mengalami gejala, seperti:
- Sakit kepala
- Ketegangan otot
- Mati rasa
- Kesemutan.
Baca juga: Perlukan Mengganti Air Rebusan Mie Instan? Simak Penjelasan Ahli Gizi
3. Mie instan terakit penurunkan kualitas pola makan
Mengutip Healthline, beberapa penelitian telah menemukan bahwa konsumsi mie instan secara teratur dapat dikaitkan dengan kualitas pola makan yang buruk secara keseluruhan.
Sebuah penelitian membandingkan pola makan konsumen mie instan dan konsumen non-mie instan.
Konsumen mie instan secara signifikan mereka mengalami penurunan asupan:
- Protein
- Kalsium
- Vitamin C
- Fosfor
- Zat besi
- Niasin
- Vitamin A.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23102019_mi-instan.jpg)