Breaking News:

Berita Batanghari

Polisi Masih Melengkapi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku

Penyidik Tipikor Polres Batanghari saat menangani kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Puskesmas Bungku

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Musawira
Puskesmas Bungku di Desa Bungku RT 04 Kecamatan Bajubang memiliki gedung representative berlantai dua dan akan diresmikan penggunaannya dalam waktu dekat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Penyidik Tipikor Polres Batanghari saat menangani kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Puskesmas Rawat Inap di Desa Bungku Kecamatan Bajubang pernah melakukan gelar perkara bersama Bareskrim Polri.

Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto mengatakan hasil keputusan para peserta gelar menyatakan tujuh orang sebagai tersangka ini memenuhi unsur perbuatan melanggar hukum terhadap unsur pasal yang disangkakan.

“Sudah dilakukan gelar perkara yang menyatakan bahwa 7 orang calon tersangka ini naik statusnya menjadi tersangka,” kata AKBP Heru Ekwanto Kapolres Batanghari, saat melaksanakan kegiatan Press Release akhir Tahun 2021 pada Kamis (30/12/2021).

Kapolres menyebut awalnya tujuh orang sebagai tersangka ini diawali dari pengaduan masyarakat, maka pihak kepolisian melakukan penyelidikan, pengumpulan alat bukti dan dilakukan gelar perkara.

“Baru dilakukan upaya penyidikan oleh Polres Batanghari bersama Dirkrimsus Polda Jambi. Sebelum dimulainya penyidikan itu, kita harus mengirim surat pemberitahuan ke Kejaksaan Negri (Kejari) dan itu sudah dilakukan,” katanya.

Selama proses itu, Kapolres mengatakan Jaksa akan memantau perkembangan apa yang dilakukan oleh penyidik. Pada momen ini pihaknya koordinasi bersama kejaksaan.

“Kita sudah duduk bersama Kejari di Kejaksaan bersama Tim penyidik dari Tipikor dan dari tim JPU yang ditunjuk Kejari,” ujarnya.

Kapolres menyebut saat ini berkas ke tujuh tersangka sudah mencapai berkas yang dianggap lengkap, sehingga berkas itu telah dikirimkan ke Kejaksaan atau disebut tahap pertama. Tahap pertama ini akan ditelurusi dan diteliti oleh Jaksa.

“Dari berkas yang diteliti jika ada kekurangan dari Kejaksaan akan mengirim surat kembali kepada kepolisian atau P19, artinya tim penyidik kepolisian harus melengkapi beberapa poin yang diminta oleh Kejaksaan. Nah ini saat ini, berjalan, kita sedang melengkapi permintaan jaksa apa yang kurang kita lengkapi,” ucapnya.

Baca juga: Polres Batanghari Tetapkan 7 Tersangka Kasus Korupsi Puskesmas Bungku, Identitas Belum Diungkap

Sejauh ini, prosesnya belum selesai, pihaknya masih menunggu hingga dinyatakan P21, setelah P21 langkah yang dilakukan dari pihak kepolisian yaitu pengiriman segala sesuatu yang dipegang dalam perkara ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved