Breaking News:

Peserta Program Jaminan JKN-KIS Ungkap Syukur, Beruntung Tak Mesti Keluar Biaya

Berita Bisnis-Sejak dirinya didiagnosa memiliki penyakit diabet, banyak hikmah yang ia petik untuk kemudian ia bagikan kepada keluarganya

Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Tusiyah warga Palmerah Kota Jambi, salah seorang peserta Program Jaminan JKN-KIS. 

KESEHATAN itu murah, namun menjadi mahal ketika sakit. Sakit merupakan suatu bentuk musibah, dan meskipun meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan, namun pengalaman tersebut juga bisa menjadi pengalaman yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Seperti kisah yang diceritakan oleh Tusiyah warga Palmerah Kota Jambi, salah seorang peserta Program Jaminan JKN-KIS.

Sejak dirinya didiagnosa memiliki penyakit diabet, banyak hikmah yang ia petik untuk kemudian ia bagikan kepada keluarganya termasuk sanak saudaranya.

Pada saat ditemui di kediamannya kondisi tubuhnya terlihat bugar, wajahnya berseri-seri meskipun ia harus rutin cek up atau rawat jalan setiap bulan bahkan setiap minggu.

“Sudah hampir setahun saya rutin cek up dan berobat ke RSUD Raden Mattaher untuk kontrol kadar gula darah saya, kalau dihitung-hitung mungkin sudah puluhan atau mungkin sampai ratusan juta biaya yang akan dikeluarkan apabila saya tidak memiliki jaminan kesehatan, beruntung saya punya kartu JKN-KIS,” ujarnya dengan antusias.

Tusiyah menyinggung sedikit tentang penyesuaian iuran, Ia mengatakan bahwa tidak jadi masalah dengan adanya penyesuaian iuran program JKN, karena jika dibandingkan dengan manfaatnya, Ia rasa sudah sangat sebanding atau malah sering terasa lebih.

“Dulu rasanya sakit ini seperti sebuah cobaan bagi saya dan keluarga, karena tidak hanya menyerang kekuatan fisik saya, namun juga menambah pengeluaran keluarga. Namun sekarang saya lebih tegar menghadapi penyakit yang saya derita ini,” ceritanya.

Tusiyah menambahkan, setiap bertemu sanak saudara atau kawan yang sepenanggungan, ia selalu ceritakan pengalaman dan manfaat program JKN-KIS ini kepada mereka, mereka juga ia himbau supaya bayar iuran tepat waktu, karena iuran mereka itulah yang membantu biaya perawatan dan pengobatan orang-orang yang sakit berat seperti saya ini

Ia berharap semoga Program JKN-KIS ini terus ada, namanya sakit tidak harus menunggu tua, sekarang banyak yang muda sudah bermacam-macam sakitnya.

“Adanya Program JKN-KIS ini juga bukti bahwa program Pemerintah sudah bagus, tinggal kita yang harus sadar diri untuk ikut berkonstribusi, minimal dengan rutin membayar iuran tepat waktu sebelum tanggal 10,” tutupnya. (*)

Baca juga: Jadi Peserta JKN-KIS, Fatmawati dan Keluarga Tidak Memikirkan Biaya Saat Berobat

Baca juga: Pentingnya Jaminan Kesehatan Nasional Dirasakan Betul oleh Pemegang Kartu JKN-KIS Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved