Home and Garden
Cara Menanam Tanaman di Air, Perhatikan Kebutuhan Cahaya
Menanam tanaman di air bisa sesederhana menempatkan stek di wadah kedap air. Namun, jika Anda ingin tanaman berkembang dan akhirnya memanen hasil.
Memilih wadah yang tepat
Wadah kedap air apa pun akan berfungsi untuk menanam tanaman di air.
Wadah kaca mudah didapat, dan Anda dapat melihat akarnya tumbuh.
Namun, wadah kaca juga lebih rentan terhadap pertumbuhan alga karena paparan cahaya dan genangan air.
Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan menggunakan wadah yang tidak tembus cahaya (plastik, kaca, atau keramik).
Wadah buram tidak mencegah pertumbuhan alga, tetapi memperlambat pertumbuhan.
Tambahkan sejumput bubuk arang atau beberapa potong kecil arang ke dalam air untuk membantu menghambat pertumbuhan alga.
Namun, hindari wadah logam. Logam menimbulkan korosi, dan beberapa logam bereaksi terhadap pupuk tanaman.
Seberapa sering harus memberikan pupuk?
Meskipun tanaman akan mudah berakar hanya di air biasa, mereka pada akhirnya akan membutuhkan makanan.
Biasanya, tanaman yang tumbuh di air membutuhkan pupuk dengan kekuatan lebih rendah daripada yang tumbuh di tanah.
Secara umum, Anda harus mengencerkan pupuk yang larut dalam air menjadi seperempat kekuatan, tetapi ini juga tergantung pada tanaman dan jenis pupuk yang Anda gunakan.
Baca juga: Manfaat Nasi Sisa untuk Pupuk Cair Organik yang Menyuburkan Tanaman
Air yang tepat
Air yang tidak diklorinasi adalah yang terbaik untuk tanaman.
Gunakan air keran yang telah berada pada suhu kamar semalaman untuk hasil terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/cara-menanam-sirih-gading.jpg)