Kebakaran di Sarolangun
Kebakaran di Sarolangun, Pondok Pesantren Nidaul Quran Terbakar, Pakaian dan Lemari Santri Ludes
Peristiwa kebakaran di Sarolangun terjadi. Pondok Pesantren Nidaul Quran di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, terbakar
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Peristiwa kebakaran di Sarolangun kembali terjadi.
Pondok Pesantren Nidaul Quran pimpinan Ustadz Sahlan di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun terbakar pada Sabtu (11/12/2021).
"Penyebab kebakaran dari keterangan saksi-saksi di tempat kejadian diduga akibat obat nyamuk bakar dari asrama santri," ungkap Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Sarolangun, Aryad.
Dia menyebutkan, diperkirakan api berasal dari obat nyamuk bakar karena pada saat terjadinya kebakaran arus listrik sedang padam.
"Sekira pukul 11.30 WIB pada saat para santri melaksanakan ujian tiba tiba ada kepulan asap di asrama santri," ungkapnya.
Lanjutnya, pada saat itu juga pengurus pondok pesantren menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Sarolangun untuk meminta pertolongan.
"Api berhasil dipadamkan 12:30 WIB menggunakan 3 armada dan dibantu oleh warga setempat," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Namun, tiga ruang kamar tidur santri dan satu ruangan guru habis terbakar. Kerugian diperkirakan sebesar Rp 250 juta.
"Berupa pakaian, lemari dan kasur para santri hangus terbakar," katanya.
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Pedagang di Bungo, Dua Unit Damkar Dikerahkan
Baca juga: Lima Bulan Pasca Kebakaran di Mendahara Tanjabtim, Beberapa Warga Mulai Bangun Rumah Seadanya
Baca juga: Kebakaran Lahan di Sarolangun, Empat Hektare Lahan Warga Pelawan Hangus Terbakar