Berita Tanjabtim
Lima Bulan Pasca Kebakaran di Mendahara Tanjabtim, Beberapa Warga Mulai Bangun Rumah Seadanya
Beberapa warga mulai kembali membangun rumah seadanya pasca kebakaran di Desa Mendahara Tengah Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjabtim.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Lebih kurang lima bulan pasca kebakaran di Desa Mendahara Tengah Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjabtim, beberapa warga mulai kembali membangun rumah seadanya.
Pantauan Tribunjmabi.com beberapa waktu lalu, ratusan rumah terdiri dari puluhan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat kebakaran dahsyat pada pertengahan Juli 2021 lalu, masih menyisakan trauma.
Ratusan rumah yang kini menyisakan tiang tiang sisa kebakaran, masih terlihat jelas di lokasi eks kebakaran di Desa Mendahara Tengah.
Selain tiang tiang yang sebagian sudah menjadi arang tersebut, terlihat pula beberapa bangunan yang menjadi saksi keganasan si jago merah kalau itu.
Sebut saja sebuah bangunan langgar yang masih kokoh meski dikepung api, dan sebuah rumah warga yang hanya menyisakan bagian teras saja akibat amukan si jago merah.
Tidak sedikit pula, masyarakat yang mulai bangkit dan kembali membangun hunian mereka di sekitar lokasi. Baik bangunan semi ataupun secara permanen.
Beberapa rumah warga yang terlihat baru saja di bangun, banyak menggunakan bahan atau material yang seadanya dan cukup ekonomis.
Kebanyakan bangunan rumah yang baru tersebut terbuat dari rangkaian baja, dan berdindingkan seng sehingga cukup panas.
Dikatakan Salah seorang warga Menteng, Ali (40) pasca kebakaran dahsyat tersebut dirinya membutuhkan waktu lama untuk dapat kembali membangun hunian baru.
Meski tidak sebagus dahulu, setidaknya hunian sementara ini dapat dijadikan sebagai modal awal menyambung hidup.
"Alasan membangun rumah dengan berbahan seng ini, selain lebih aman juga menghemat uang. Karena menggunakan bahan seng secara ekonomis lebih murah jika harus menggunakan papan dan bata," ujarnya, Selasa (7/12/2021).
"Kalo panas jelaslah, namun bagi yang memiliki modal lebih bagian dalam rumah bisa dilapisi lagi menggunakan asbes sehingga lebih dingin, " tambahnya.
Kondisi seperti ini, tidak semua terjadi bagi masyarakat yang terdampak kebakaran lalu. Bagi mereka yang masih kesulitan perekonomian tentu untuk membangun rumah seperti ini masih cukup sulit dan terpaksa menumpang.
Kita berharap, bantuan rumah bisa dirasakan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran. Karena hingga saat ini belum ada kabar Terkait bantuan rumah akan terealisasi ke masyarakat.
Terpisah Kades Menteng Nur hidayah, kepada tribunjambi.com, menuturkan hingga saat ini pasca kebakaran hebat yang terjadi beberapa waktu lalu. Pemulihan kondisi masyarakat perlahan mulai terjadi.