Breaking News:

Berita Sarolangun

Suku Anak Dalam dan Security PT PKM di Sarolangun Damai Secara Adat, Hukum Pidana Tetap Berlanjut

Kasus penambakan di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun memasuki babak baru. Security PT PKM dan 3 Suku Anak Dalam damai secara adat.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Kasus penambakan di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun memasuki babak baru. Security PT PKM dan 3 Suku Anak Dalam damai secara adat. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus penambakan di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun saat ini telah memasuki babak baru.

Security PT PKM dan tiga warga Suku Anak Dalam damai secara adat.

Keluarga pelaku penembak security PT PKM mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada korban dan keluarga serta bersedia menerima segala tuntutan atau hukuman adat yang berlaku di kecamatan Air Hitam.

Keluarga pelaku bersedia membantu pada korban melalui jenang yaitu Yasri Rp 15 juta, Tamrin Rp 15 juta dan Tiger Rp 20 juta, sedangkan biaya sedekah bantuan dari perusahaan sebesar Rp 30 juta.

Pihak keluarga kemudian bersedia untuk memaafkan pelaku, keluarga dan kelompok yang menyerang para korban tidak membalas dendam.

Namun proses hukum pidana tetap berlanjut, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi pelaku penembak.

Camat Air Hitam Herjoni mengatakan, perdamaian secara adat kedua belah pihak tersebut, namun penyelesaian hukum positif terus bergulir.

"Kalau secara adat mungkin bisa lebih dari itu. Jadi itu diselesaikan secara kekeluargaan melalui adat kecamatan Air Hitam," katanya, Kamis (9/12/2021).

Lanjutnya, kesepakatan damai tersebut diminta dari kedua belah pihak, korban dan pelaku siap.

Hal ini membuat kedua belah pihak sama-sama terbantukan.

"Korban terbantukan dengan biaya kehidupan selama dia sakit, pelaku terbantu mungkin adanya pengurangan hukuman positifnya," kata Joni.

Selain itu, kerusakan yang dilakukan oleh para warga desa terhadap rumah dan motor Suku Anak Dalam juga sepakat diganti.

"Besok pagi saya dengar akan diganti, motor yang rusak diganti dan rumah yang rusak diperbaiki," katanya.

Perdamaian secara adat dan keluarga tersebut dilakukan dikantor camat Air Hitam.

Para tokoh masyarakat kepolisian dan TNI, serta tokoh Suku Anak Dalam yang bersangkutan turut dihadirkan dalam perundingan tersebut.

"Kita undang dihadiri oleh Kapolrek, Danramil melalui Babinsa, Temengung, Jenang, keluarga pelaku, korban dan masyarakat setempat," tuturnya.

Baca juga: Kapolres dan Perwakilan Polda Jambi Kunjungi 40 Orang Suku Anak Dalam Bukit Suban

Baca juga: Wakapolda Jambi Turun ke Sarolangun Setelah Suku Anak Dalam Tembak Satpam Perusahaan

Baca juga: Cegah Kisruh dengan Masyarakat, Kapolres Bungo Sambangi Suku Anak Dalam di Palepat

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved