Breaking News:

Berita Batanghari

Disdukcapil Batanghari Bakal Tuntaskan Perekaman Berbagai Dokumen Kependudukan

Target perekaman data kependudukan meliputi KPT-el, Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kelahiran pada 2022 mendatang di Batanghari akan rampung

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Kepala Disdukcapil Batanghari Ade Febriandi. Disdukcapil Batanghari Bakal Tuntaskan Perekaman Berbagai Dokumen Kependudukan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batanghari segera menuntaskan sejumlah target perekaman data kependudukan meliputi KPT-el, Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kelahiran pada 2022 mendatang.

Hal ini diungkapkan Kepala Disdukcapil Batanghari Ade Febriandi saat memimpin rapat koordinasi dengan OPD terkait dan instansi vertikal di Ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batanghari, pada Selasa (30/11/2021).

Rakor ini dalam rangka menyamakan persepsi serta visi misi untuk mewujudkan Batanghari Tangguh 2024.

“Jadi kita melakukan pertemuan dengan OPD-OPD dan instansi vertikal sekaligus melaksanakan konsolidasi yang terintergrasi dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2022 mendatang,” kata Ade Febriandi.

Pihaknya juga menindaklanjuti perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani kepala daerah dalam hal ini Bupati bersama Kementrian Agama, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri termasuk dalam rangka penuntasan program-program pemanfaatan data kependudukan oleh instansi terkait.

“Poin penting yang kita sampaikan kepada peserta rakor ini yakni pada 2022 mendatang akan melaksanakan pelayanan terintergrasi di desa-desa dalam bentuk pelayanan keliling,” ujarnya.

Sehingga pelayanan keliling kata dia tidak lagi dilaksanakan secara terpisah-pisah, jadi pelayanan keliling baik pembuatan kartu keluarga, Akta, KIA, KTP-el akan laksanakan secara terintergrasi dalam program sistem pelayanan keliling ke desa-desa yang dilaksanakan setiap Jumat.

“Tahap ini sedang penyusunan anggaran dan anggaranya pun akan disediakan. Kami pastikan akan membeli mobil pelayanan keliling untuk mendukung program kegiatan tersebut,” ucapnya.

Jadi instansi terkait dalam melaksanakan tupoksinya Ade sebut telah sepakat menggunakan NIK yang tercantum dalam KTP-el dalam penggunaan data kependudukan.

Sejauh ini, masih terdapat masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk segera melakukan perekaman KTP-el.

Kemudian, masih ada yang memiliki dokumen kependudukan yang lebih dari satu dokumen, sehingga kadang-kadang menghambat pelaksanaan tupoksi dari pada OPD yang ada di Pemerintah Kabupaten Batanghari.

“Dengan digunakannya NIK itu akan terwujud satu data kependudukan yang lebih valid misalnya di Dinas Sosial, Dinas PMD dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,”

“Ada keseragaman dan ada kesepakatan bersama sehingga data kependudukan dapat dimasksimalkan penggunaan pelaksaanan tupoksi dari tiap OPD-OPD di Kabupaten Batanghari,” pungkasnya.

Baca juga: Fadhil Arief: Wujudkan Batanghari Tangguh Yang Terdepan di Provinsi Jambi

Baca juga: Disdukcapil Batanghari Imbau Masyarakat Segera Divaksin Covid Sebelum Mengurus Dokumen Kependudukan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved