Breaking News:

Berita Sarolangun

Bukit Raya dan Letter S di Batang Asai Jadi Wilayah Rawan Longsor di Kabupaten Sarolangun

Berita Sarolangun-Dua kawasan di Kecamatan Batang Asai kabupaten Sarolangun saat ini berpotensi terjadi bencana alam longsor.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Rifani
Longsor yang terjadi di beberapa titik di Batang Asai Sarolangun sedang dilakukan pengerjaan perbaikan oleh alat berat. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dua kawasan di Kecamatan Batang Asai kabupaten Sarolangun saat ini berpotensi terjadi bencana alam longsor.

Camat Batang Asai, Junaidi mengatakan kawasan yang berpotensi rawan longsor di Batang Asai itu, berada di seputaran Bukit Raya dan Letter S.

"Karena tanjakan dan tebing yang sebelah kanan itu sangat tinggi sekali, tegak lurus. Harusnya tebing itu agak miring sedikit hingga beban itu tidak berlebih," katanya, Selasa (30/11/2021).

Terdapat beberapa desa, rentan akan terjadinya bencana mulai dari Muaro Suban dan wilayah Batin Pengambang.

"Kalau untuk Batin Pengambang, baru ini sudah diselesaikan oleh PU Provinsi. Sejauh ini kita ada satu alat yang standby di Kecamatan," sebutnya.

Lanjutnya, sepanjang kawasan tersebut masih terbilang rentan. Namun, terdapat spot yang kategori ringan hingga berat.

"Semuanya bisa jadi, tapi ada yang ringan dan ada yang berat. Yang terjadi baru-baru ini di liter S karena tebing memang tinggi," katanya.

Potensi terjadinya bencana longsor diakui Junaidi, mengingat kondisi cuaca. Bilamana hujan lebat maka akan rentan terjadinya longsor.

"Itu melihat keadaan cuaca juga, kalau hujannya ringan insyaallah tidak terjadi. Karena tanda-tanda tanah yang bakal turun itu yang agak renggang itu tidak ada kita lihat," terangnya.

Junaidi mengungkap kesulitan penangan longsor bila terjadi pada waktu malam hari. Terlebih kondisi jalan yang jauh dari alat.

"Kesulitannya itu kalau terjadi di malam hari agak sulit kita meminta bantuan, operator agak susah dicari walaupun alat sudah disediakan disitu," ujarnya.

Dalam penganggaran tahun mendatang, pihaknya berencana akan mengusulkan anggaran untuk penanganan bencana longsor.

"Nanti kita akan minta pendapat dulu dari orang-orang yang mengetahui hal tersebut," tutupnya.

(Tribun Jambi / Rifani Halim).

Baca juga: Wabup Sarolangun Harapkan PUPR Provinsi Letakkan Alat Berat di Lokasi Rawan Longsor

Baca juga: Harga Minyak dan Gas di Batang Asai Naik Gegara Longsor, Bensin Capai Rp 12 Ribu Per Liter

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved