Breaking News:

Gara-gara Tarif Gofood, Kantor Gojek di Solo Digeruduk Ratusan Driver Ojol

Ratusan pengemudi Gojek geruduk kantor perwakilan di Solo, Jawa Tengah dengan menuntut tarif ongkos kirim (ongkir) untuk dinaikkan seperti semula.

Sumber: Kompas TV/Widi Nugroho
Ratusan pengemudi Gojek geruduk kantor perwakilan di Solo, Jawa Tengah dengan menuntut tarif ongkos kirim (ongkir) untuk dinaikan seperti semula. 

TRIUNJAMBI.COM, SOLO - Kantor perwakilan Gojek di Solo, Jawa Tengah digeruduk ratusan pengemudi ojol, mereka menuntut tarif ongkos kirim (ongkir) untuk dinaikkan seperti semula.

Aksi protes pengemudi Gojek Solo Raya ini dipicu turunnya tarif minimum ongkir layanan Gofood yang semula Rp8.000 menjadi Rp6.400.

Para pengemudi ojol itu menilai penuruan tarif yang dilakukan Gojek  tidak manusiawi dan cenderung tidak memberikan keuntungan.

"Kita di sini tidak ada penawaran tidak ada mediasi, mitra Gojek Solo Raya minta kembali ke 8 ribu titik," ujar Koordinator Lapangan Aksi Hanafi kepada KOMPAS TV, Senin (22/11/2021).

Hanafi juga menyebutkan, penurunan tarif ongkir Gofood cenderung tidak memberi keuntungan pada pengemudi. Pasalnya, dari ongkir tersebut pihaknya masih harus membayar biaya parkir saat melakukan pemesanan baik itu di toko ataupun di sebuah mal.

Baca juga: Istana Negara dan Balai Kota Jakarta Mau Dikepung Ribuan Buruh, Wagub DKI: Itu Demokrasi

Pihaknya juga masih harus mengeluarkan uang parkir ketika harus mengantarkan pesanan seperti ke rumah sakit ataupun mal.

Selama tarif diturunkan, kata Hanafi, pihaknya hanya bisa mendapat untung sebesar Rp3.400. Oleh karena itu, para pengemudi Gojek se Solo Raya meminta agar tarif ongkir dikembali lagi menjadi Rp8.000.

"Selama turun menjadi 6.400, kita ngambil ke resto kena parkir. Atau nganter ke mal dan tempat seperti rumah sakit kena parkir juga Rp2.000, jadi driver cuma menerima Rp3.400," ujar Hanafi.

"Bayangkan sendiri jenengan sebagai mitra di jalan raya hujan-hujan dengan menerima upah Rp3.400, bayangkan," katanya.

Sementara itu, dalam aksi yang dilakukan di halaman kantor perwakilan PT. Gojek Indonesia, para pengemudi yang datang secara bergantian menyampaikan orasi dan keresahannya soal tarif ongkir.

Baca juga: Mantan Bos Gojek, Nadiem Makarim Naik Bentor Jelajahi Candi Muara Jambi

Selain menyampaikan secara lisan, diketahui pengemudi Gojek juga menyerahkan surat kepada perwakilan Pemkot Solo.

Melansir Tribunsolo, Head of Regional Corporate Affairs Gojek Central & West Java, Mulawarman, menyatakan bahwa penyesuaian ongkir tersebut hanya diterapkan pada ongkir jarak dekat hingga 2 km saja. Sedangkan ongkir dalam jarak di atas 2 km, tarif ongkir tetap sama.

"Hal ini dilakukan salah satunya untuk meningkatkan potensi pendapatan mitra yang memungkinkan adanya waktu penyelesaian order yang lebih singkat dengan jarak yang lebih dekat. Sehingga, mitra driver bisa lebih banyak mendapatkan order," ujar Mulawarman.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved