Berita Tanjabbar
Banjir Rob di Kuala Tungkal Tanjabbar akan Terjadi Hingga Desember Mendatang
Memasuki penghujung tahun, sejumlah wilayah di Kabupaten Tanjabbar terutama di Kuala Tungkal menjadi langganan banjir rob.
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Memasuki penghujung tahun, sejumlah wilayah di Kabupaten Tanjabbar terutama di Kuala Tungkal menjadi langganan banjir rob, atau luapan air laut yang kerap terjadi sejak November-Desember.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tanjabbar, Zulfikri.
Ia mengatalan ini terjadi karena kondisi di sejumlah wilayah Tanjabbar yang berada di dataran rendah.
Menurutnya, luapan air laut tersebut diprediksi akan terus terjadi hingga bulan Desember mendatang.
"Air pasang besar ini memang sering terjadi dimulai bulan November dan diprediksi volume air akan terus meningkat hingga bulan Desember mendatang," katanya, Selasa (9/11/2021).
Selain dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat banjir rob tersebut, Zulfikri mengatakan bahwa luapan air yang menggenangi sejumlah ruas jalan itu juga dapat merusak fasilitas umum maupun jalan raya di kota Kuala Tungkal.
"Banjir juga menyebabkan rusaknya fasilitas dan infrastruktur seperti jalan yang menjadi retak saluran air atau drainase pun juga menjadi tersumbat," ujarnya.
"Kita minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga saluran air, parit maupun sungai untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tidak terjadi penyumbatan," pungkasnya.
Baca juga: Puluhan Rumah Pengumpul Barang Bekas di Legok Direndam Banjir, Warga Berharap Bantuan
Baca juga: BPBD Bungo Imbau Masyarakat di Bantaran Sungai Waspada Banjir dan Longsor
Baca juga: Kerap Banjir Rob, Lurah Sungai Nibung Tanjabbar Sudah Usulkan Normalisasi dan Perbaikan Drainase