Breaking News:

Warga Merangin Diterkam Harimau

Malnutrisi Kronis Sebabkan Harimau Sumatera yang Terlibat Konflik dengan Manusia di Jambi Mati

Berita Jambi-Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, akhirnya mengungkap penyebab kematian Harimau Sumatera

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/IST
Tim BKSDA sedang melakukan pemeriksaan pada harimau Sumatera yang tewas, Selasa (2/11/2021). Harimau ini ditangkap di Merangin dua pekan lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, akhirnya mengungkap penyebab kematian harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terkam tiga warga Merangin beberapa waktu lalu.

Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh mengungkapkan, hasil Necropsy sementara, harimau berjenis kelamin betina tersebut mati, dengan diagnosis penyakit malnutrisi kronis.

"Dari gambaran perubahan baik dari pemeriksaan darah maupun gambaran perubahan organ secara Nekropsy (bedah bangkai), maka dapat disimpulkan sementara bahwa penyebab kematian harimau Sumetera tersebut adalah “malnutrisi kronis”," kata Rahmad, Rabu (3/11/2021).

Namun, sambungnya, diagnosis penyakit yang diderita harimau tersebut, buntut dari rentetan cidera yang dialami oleh harimau, sejak beberapa bulan lalu.

Di mana, pemeriksaan sementara, kaki kanan depan harimau mengalami luka, yang diduga bekas jerat pemburu.

Tidak hanya itu, kondisi kuku kaki bagian kanan harimau juga ditemukan tidak utuh, hanya tersisa empat kuku, di mana satu kukunya juga ditemukan dalam kondisi patah, tetapi masih menempel di kaki.

Kondisinya memprihatinkan, kaki kanannya membengkak dan tidak dapat digunakan berjalan.

Tidak hanya itu, lengan kanan depannya juga ditemukan dalam kondisi fraktur atau patah (fraktur oblique humerus dextra), yang belum diketahui penyebabnya.

Hal tersebut membuat harimu mengalami komplikasi penyakit, hingga keluar di dalam hutan, lantaran kesusahan untuk berburu mangsa.

Saat dievakuasi ke TPS pada tanggal 17 Oktober lalu, kondisi "si belang" sudah sangat buruk (kurus kering).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved