Breaking News:

Berita Batanghari

Tak Juga Padam, Petugas Semprotkan Cairan Semen ke Sumur Minyak Ilegal di Batanghari

Petugas menyemprotkan cairan semen ke sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Batanghari lantaran masih mengeluarkan kobaran api.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Petugas menyemprotkan cairan semen ke sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Batanghari lantaran masih mengeluarkan kobaran api. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Insiden ledakan sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari masih mengeluarkan kobaran api.

Meski sudah sebulan lebih api membara di lokasi tersebut, sejak terjadi ledakan pada 18 September lalu.

Sedangkan tinggi api fluktuatif. Kadang 2.5 meter dan kadang 5 meter, di mana tinggi api sebelumnya capai 30 meter karena ada semburan gas sejak awal insiden ini.

Sekretaris BPBD Batanghari, Samral Lubis mengatakan upaya pemadaman dengan menggunakan air dan foam sudah dilakukan.

Petugas di lapangan ujar Samral sempat menggunakan foam sebanyak 1.000 liter dalam dua hari. Namun tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Api masih hidup di sumur ilegal tersebut.

"Ternyata semakin besar. Kita lakukan pemadaman air dan foam. Tampaknya tidak berpengaruh, walaupun tergenang air," kata Samral Lubis Sekretaris BPBD Kabupaten Batanghari, Sabtu (23/10/2021).

Samral mengatakan petugas pemadam di lapangan mulai menutup lubang sumur dengan menggunakan semen keras dan semen lunak. Supaya semburan gas dan api dapat berhenti.

"Sedang dilakukan, kemarin satu tahap. Walaupun sudah tersumbat, di sebelahnya agak lemah (atau masih terbuka), sehingga terjadi ledakan. Artinya, gasnya masih kuat," ucap Samral.

Tak hanya dilakukan upaya pemadaman, pihaknya sudah melakukan pembersihan disekitar lokasi sumur, agar api tidak lagi menyebar. Tempat kejadian ini pun masih dalam monitoring.

Pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman, kata Samral, yakni unsur BPBD, kepolisian, TNI, Pertamina, PT Agronusa Alam Sejahtera (PT AAS), dan sebagainya.

Sebagai tambahan informasi diketahui, kebakaran ini disebabkan adanya ledakan sumur illegal drilling atau pengeboran minyak secara ilegal.

Ada sekitar 2 hektare area konsesi PT AAS yang terbakar. Dari insiden ini, ada satu oknum polisi berinisial DR yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Sudah Satu Bulan Api Sumur Minyak Ilegal di Desa Bungku Batanghari Tak Padam, Ini Kata Kapolres

Baca juga: Gubernur Jambi Ingin Adanya Revisi pada Permen ESDM Nomor 28 Tentang Sumur Minyak, Ini Penjelasannya

Baca juga: Api Masih Menyala di Sumur Minyak Ilegal Desa Bungku, Petugas Masih Berusaha Memadamkan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved