Breaking News:

CPNS dan PPPK untuk Guru Tak Dibuka, Provinsi Jambi Kekurangan Ribuan Guru PNS

Provinsi Jambi masih kekurangan guru setingkat SMA dan SMK. Menurut data yang dimiliki BKD Provinsi Jambi, saat ini terdapat 4 ribu guru.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJOGJA
Ilustrasi guru mengajar 

Tidak Dibukanya CPNS dan PPPK untuk Guru, Provinsi Jambi Kekurangan Ribuan Guru PNS

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Provinsi Jambi masih kekurangan guru setingkat SMA dan SMK. Menurut data yang dimiliki BKD Provinsi Jambi, saat ini terdapat 4 ribu guru.

Namun Plt Kepala BKD Provinsi Jambi, Apani, menuturkan Provinsi Jambi masih kekurangan sebanyak 6 ribu guru saat ini.

"Semua sekolah kita (lingkup Provinsi Jambi, SMA/SMK dan SLB) masih kekurangan guru. Setidaknya kebutuhan guru kita itu ada 10 ribu guru," ungkap Apani.

Apani menyebutkan, untuk di sekolah negeri yang ada di Provinsi Jambi, khususnya di kabupaten kota, dikecualikan untuk Kota Jambi, jumlah guru yang statusnya PNS, sangat sedikit.

Terkadang di setiap sekolah hanya ada satu guru kejuruan dan yang PNS, sisanya masih honor.

Rumah Dijual
Rumah Dijual (TRIBUN JAMBI)

“Kadang-kadang hanya dua orang, kadang juga yang negeri itu hanya kepala sekolahnya saja. Ini bersadasarkan informasi dari kepala sekolah di Provinsi Jambi,” tambahnya.

Mengatasi kebutuhan itu, Pemprov Jambi mengangkat guru honor menjadi PNS, sejak tahun 2018 lalu.

Namun setiap tahunnya penerimaan terbatas, paling banyak hanya mencapai 250 orang.

Kata dia, ini pun tidak semua sekolah mendapatkan formasi.

Baca juga: Kisah Guru Silat Kopassus Kalahkan Ahli Karate Jepang Hanya Dengan Satu Jurus

Baca juga: Sebanyak 80 Guru PAUD Kerinci Sungai Penuh Ikut Diklat yang Digelar IPEBE

Lalu, yang menjadi permasalahan lainnya, saat ini Pemprov Jambi tak lagi membuka CPNS dan PPPK sejak tahun 2020.

Ini karena persoalan pandemi Covid-19 yang membuat keuangan pemerintah terganggu.

“Karena butuh anggaran yang besar, untuk memberikan gaji kepada mereka. Sementara keuangan pemerintah masih kurang untuk memberikan gaji dan tunjangan, jika ini tetap dipaksakan,” jelasnya.

Diketahui, sejak lima tahun terakhir, jumlah ASN di Provinsi Jambi terjadi penurunan. Ini disebabkan karena semakin tahun semakin banyak ASN yang pensiun.

Sementara untuk penerimaan sendiri masih sangat jauh dengan jumlah pensiuanan. BKD Provinsi Jambi mencatat, ada 2.000 ASN yang berkurang.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved