Breaking News:

Yusril Ihza Mahendra Diserang Partai Demokrat Setelah Bela Kubu Moeldoko

Kuasa hukum kubu Moeldoko, Yusril Ihza Mahendra, meminta para politisi Demokrat kubu AHY, dewasa menyikapi gugatan terhadap AD-ART partai tersebut.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra, meminta para politisi Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa bersikap dewasa menyikapi gugatan terhadap AD-ART partai yang dilakukan kubu Moeldoko.

Yusril Ihza Mahendra diketahui menjadi pengacara kubu Moeldoko untuk menggugat AD-ART Partai Demokrat.

Yusril Ihza Mahendra juga menyayangkan adanya serangan komentar bersifat personal yang dilayangkan sejumlah politisi Demokrat.

Menurutnya, para politisi Demokrat kubu AHY semestinya tidak mengaitkan kerjanya sebagai advokat dalam kasus ini, dengan hal pribadi.

Menurut Yusril, dinamika hubungan politik adalah hal biasa, seperti dirinya yang pernah menjadi menteri di era presiden ke-enam, SBY, sekaligus juga pernah dijadikan tersangka kasus sistem administrasi badan hukum, Sisminbakum, di era yang sama.

Meskipun akhirnya Kejaksaan Agung telah menghentikan penyidikan kasus tersebut.

Sementara itu Partai Demokrat menganggap gugatan uji materi yang dilayangkan kubu Moeldoko atas AD-ART Partai Demokrat kepemimpinan AHY, terlalu mengada-ada.

Kepala badan komunikasi strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra menilai upaya uji materil yang dilakukan kubu Moeldoko hanya untuk mencari simpati publik.

Baca juga: Rekam Jejak Yusril Ihza Mahendra yang Kini Bela Moeldoko, Pernah Jadi Tersangka Era SBY

Baca juga: Demokrat Sentil Moeldoko yang Gugat Kemenkumham ke PTUN: Mereka Tak Bisa Buktikan

Demokrat menilai adanya gugatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas partai.

Politisi Partai Demokrat Andi Arief, turut merespons sikap Yusril Ihza Mahendra.

Dalam cuitannya di media sosial twitter, Andi Arif mengkritik sikap Yusril Ihza Mahendra yang baru sekarang menggugat AD-ART Partai Demokrat.

Padahal dengan AD-ART Demokrat yang disahkan 2020, sempat mendukung Putra Yusril Ihza Mahendra saat berlaga pada pilkada 2020 yang lalu.

Berita ini telah tayang di Kompas.TV

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved