Breaking News:

Rapat Paripurna, Fraksi DPRD Sarolangun Sarankan Pemerintah Lakukan Reshuffle

Dalam rapat paripurna DPRD Sarolangun, salah satu fraksi minta Pemkab Sarolangun lakukan reshuffle.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Rapat paripurna tingkat 1 tahap III digelar di gedung dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Sarolangun, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seluruh fraksi DPRD Sarolangun yang telah menyampaikan saran, kritik dan masukan pada pihak eksekutif terkait dengan rancangan perubahan APBD kabupaten Sarolangun tahun 2021.

"Saran dan masukan yang telah disampaikan fraksi DPRD ini tentu akan segera kami ditindaklanjuti baik dalam penyempurnaan rancangan perubahan APBD tahun 2021, maupun penyempurnaan pelaksanaan teknis kegiatan," kata Hillalatil Badri Wakil Bupati Sarolangun saat rapat paripurna, Jum'at (24/9/2021).

Salah satunya terkait pembayaran Tambahan Penghasil Pegawai (TPP) bagi ASN dan pembayaran gaji Tenaga Kontrak Daerah (TKD). 

Kata Wabup, untuk TPP tiga bulan terhitung dari Oktober, November dan Desember tahun 2021 dibayarkan pada tahun 2022 dan Gaji TKD selama satu bulan yakni bukan Desember 2021 dibayarkan pada tahun 2022.

"Kekurangan TPP tiga bulan dan satu bulan gaji TKD, dilakukan ditahun 2022 tentunya kita berpedoman terhadap peraturan perundang undangan yang berlaku," katanya di gedung DPRD Kabupaten Sarolangun.

Harapan agar proses penganggaran secara komprehensif yang disampaikan oleh pandagan umum fraksi, Hillal bilang pihaknya sangat sependapat dengan DPRD Sarolangun, bahwa disepakati ranperda perubahan APBD tidak ada lagi dilakukan penambahan maupun peralihan anggaran.

"Dapat kita ketahui bersama bahwa apbd kita mengalami Penurunan secara komulatif terhadap pendapatan perubahan tahun 2021 yang dipengaruhi oleh pandemi Covid-19, sehingga kami melakukan pergeseran dan refocusing anggaran," katanya.

Baca juga: Hampir Separuh Anggota DPRD Sarolangun Absen Saat Rapat Paripurna Bahas Ini

Baca juga: Petani di Kota Meratap Akibat Gagal Panen, Cuaca Semakin Sulit Ditebak

Baca juga: Pemerintah Tanjab Timur Minta Pertamina Tunda Hapus Premium Karena Ini

Sementara itu, atas saran dan masukan fraksi DPRD Sarolangun, apakah upaya yang dilakukan Pemkab Sarolangun untuk meningkatkan pad di masa pandemi Covid-19. Pemkab Sarolangun tentunya kata Wabup akan memaksimalkan capaian target pada yang ditetapkan pada perubahan APBD 2021.

Bahwa upaya dalam meningkatkan ekonomi di tengah wabah pandemi Covid-19, kata Wabup bahwa sebagian struktur perubahan APBD tahun 2021 telah melakukan refocusing anggaran untuk pemberdayaan masyarakat, perekonomian dan pertanian dengan jumlah Rp 15,58 miliar lebih.

"Kami ucapkan terimakasih atas kesepahaman dalam rancangan perubahan APBD tahun 2021 agar dianggarkan secara penuh pada tahun 2022 dan ini akan kami akomodir pada rancangan APBD tahun 2022 mendatang," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved