Breaking News:

Begini Upaya Pemkab Batanghari Tangani Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Pemerintah Kabupaten Batanghari tengah berupaya untuk menurunkan angka kasus kekerasan pada anak dan perempuan, dengan membentuk UPTD perlindungan

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Batanghari, Tesar Arlin gencar akan lakukan pencegahan dengan bekerjasama dengan pihak terkait guna menurunkan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Tahun ini kami sudah membentuk UPTD perlindungan perempuan dan anak di kantor kami,” kata Tesar Arlin selaku Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Batanghari, Jumat (24/9/2021).

Dengan adanya tambahan unit teknis ini ke depan perlindungan perempuan dan anak akan lebih intens melakukan edukasi ke masyarakat baik tingkat desa, kelurahan dan kecamatan.

“Kami berusaha dengan adanya UPTD ini melakukan koordinasi bersama dengan para dai, pegawai syara’ untuk bersama-sama mengedukasi bahwa pentingnya warga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalaui visi misi bupati dan wakil bupati pihaknya juga sudah membentuk motivator desa. Motivator desa ini guna menginformasikan khususnya kaum remaja dan milenial untuk berusaha menjaga keutuhan keluarganya dengan melakukan pelindungan perempuan dan anak.

“Setiap Minggu kita melakukan edukasi itu, kita disini tidak harus bertemu langsung bersama masyarakat dengan adanya pandemi ini kita bisa melalui via zoom ke pihak desa, kelurahan dan kecamatan untuk kami menyampaikan aturan, kebijakan dan fungsi keluarga,” ucapnya.

Kasus kekerasan perempuan dan anak hampir ada pada delapan kecamatan. 

Pihaknya juga sudah ada psikolog untuk membantu membangkitkan lagi masyarakat khususnya anak dan perempuan yang terlibat dalam kekerasan.

Baca juga: Belasan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Batanghari, Ternyata Ini Pemicunya

Baca juga: Pemerintah Tanjab Timur Minta Pertamina Tunda Hapus Premium Karena Ini

Baca juga: Ratusan Penonton Pecah Saksikan Susur Sungai Batanghari di Festival Candi Muaro Jambi

“Ini lah fungsi psikolog melakukan pendekatan secara emosional terhadap kekerasan perempuan dan anak supaya bisa bangkit dan kembali normal,” katanya.

Sebanyak 19 kasus pada tahun ini dan 2020 sebanyak 41 kasus sudah tertangani dengan baik pihaknya juga bekerjasama dengan unit PPA Polres Batanghari kalau memang masuk ranah kepolisian pihaknya berusaha untuk mendampingi.

Caption: Tesar Arlin selaku Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Batanghari.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved