Breaking News:

Berita Jambi

BKSDA Jambi Siap Lepas Beruang Madu dan Satwa Sangat Langka Kucing Tandang Bulan Ini

Berita Jambi-Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi berencana akan melepas satu beruang madu dan satu kucing tandang

Penulis: tribunjambi | Editor: Nani Rachmaini
DANANG/TRIBUNJAMBI.COM
Beruang madu yang berada di kandang sosial 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi berencana akan melepas satu beruang madu dan satu kucing tandang ke habitatnya.

Syahroni, Koordinator TPS mengatakan pelepasan ini direncanakan akan dilakukan dalam satu atau dua pekan ke depan dalam bulan September ini di Taman Nasional Berbak Sembilang.

Beruang madu yang akan dilepas merupakan satwa yang mengalami konflik dengan manusia yang terjadi di Kabupaten Bungo.

Saat ini berusia sekitar enam tahun, dan sudah berada di TPS selama dua bulan dalam masa pemulihan.

Saat dibawa ke TPS kondisinya terluka cukup parah, punggungnya terkena sabetan senjata tajam sehingga menyebabkan robek yang cukup dalam.

Pihak TPS akhirnya melakukan operasi dengan cara menjahit bagian yang robek, dan diberikan obat.

Kondisi saat ini sudah pulih dan siap untuk dilepas ke alam.

Sedangkan kucing tandang yang merupakan satwa sangat langka, saat ini berusia sekitar satu tahun.

Sebelumnya Ia ditemukan oleh warga saat berusia dua bulan, kemudian diserahkan kepada Taman Nasional Berbak Sembilang dan diteruskan ke TPS BKSDA Jambi.

Saat ini ada 15 satwa yang sedang direhabilitasi di TPS BKSDA Jambi, yaitu enam beruang madu, dua ungko, tiga rangkong, dua elang, satu kakaktua, dan satu kucing tandang.

Ada juga satu macan akar yang baru saja masuk dan masih berusia dua bulan. Sehingga jika ditotalkan berjumlah 16 satwa.

Untuk beruang madu, saat ini ada empat beruang yang sedang dalam perawatan, satu beruang dalam kandang karantina dan satu beruang dalam kandang sosial.

Satu burung kakaktua sudah siap dilepas, namun karena habitatnya di Maluku dan Papua, BKSDA Jambi menunggu bantuan dari BKSDA Jakarta untuk ditempatkan di TPS Jakarta dan dibawa ke habitatnya di Maluku atau Papua. (cda)

Baca juga: BKSDA Jambi Sudah Melepas 65 Ekor Satwa Dilindungi ke habitatnya

Baca juga: Pemuda 18 Tahun Dijahit 103 Jahitan Setelah Diserang Beruang di Lembah Masurai Merangin

Baca juga: Perjuangan BKSDA Jambi Kembalikan Anak Gajah yang Tersesat ke Kelompoknya di Tebo

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved