Breaking News:

Berita Tanjabtim

Tahun 2021 Pemkab Tanjabtim Kucurkan Rp 495 Juta untuk Masjid hingga Madrasah

Berita Tanjabtim, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim di tahun 2021 ini akan mengucurkan dana senilai Rp 495 juta.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Abdullah Usman
Masjid Nurul Imana, masjid pertama dan tertua di Rantau Rasau, Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjabtim di tahun 2021 ini akan mengucurkan dana senilai Rp 495 juta.

Dana itu guna mendukung sektor keagamaan dalam peningkatan 47 lembaga keagamaan mulai dari masjid, musala hingga madrasah swasta.

Kabag Kesra setda Tanjabtim, Taufik Hidayat mengatakan, di tahun ini pemerintah daerah akan mengucurkan anggaran senilai Rp 495 juta.

Dana itu diperuntukan terhadap lembaga keagamaan dan pendidikan dalam dana bantuan pembangunan sarana bagi masjid, mushola serta lembaga pendidikan.

Seperti madrasah yang domainnya madrasah swasta yang benar-benar membutuhkn bantuan yang sifatnya mendesak.

"Ada 47 masjid dan Mushola, serta Madrasah yang akan menerima kucuran dana Pemberiannya pun bervariasi, minimal Rp 10 juta, kemudian Rp 15-20 juta sesuai dengan proposal yang diajukan satu tahun sebelum anggaran berjalan," ujarnya, Senin (6/9/2021).

"Rata-rata ajuan yang di masukkan adalah guna peningkatan sarana masjid seperti pemasangan lantai keramik, peremajaan tempat wudhu hingga pembangunan wc, " tambahnya

Lebih lanjut dikataknnya ulang, dalam pemberian bantuan ini tentunya harus melalui seleksi skala prioritas dan pemeriksaan kelapangan, karena setiap tahunnya lebih kurang terdapat 100 proposal pengajuan yang masuk.

Hal tersebut pun terjadi karena tingginya antusias masyarakat yang ingin meningkatan sarana keagamaan di lingkungannya, sementara untuk yang belum mendapat giliran harus menunggu di tahun berikutnya.

Sebagai bentuk evaluasi peningkatan kualitas sarana tempat ibadah, pengurus masjid dan mushola kedepannya di harapkan bisa lebih mandiri, dengan menciptakan suatu inovasi yang bisa dijadikan pemasukan tambahan bagi masjid.

Seperti pembangunan depot air yang berada di salah satu masjid di nipah panjang, mengingat dengan keterbatasan anggaran yang ada, masih banyak proposal yang belum terakomodir.

Sementara untuk lembaga pendidikan swasta yang telah memiliki badan hukum jika belum pernah mengajukan bantuan maka di minta untuk memasukan ajuan proposal atas kebutuhannya.

Baca juga: Benarkah Kartu Vaksin Berpengaruh Bagi Penerima PKH Ini Penjelasan Pemkab Tanjabtim?

Baca juga: Area Perkantoran Pemkab Tanjabtim Jadi Tempat Remaja Mabuk, Satpol PP Tingkatkan Patroli Malam

Baca juga: 7.000 Hektar Terbakar, Gubernur Minta Pemkab Tanjabtim dan Muarojambi Fokus Cegah Karhutla di Tahura

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved