Breaking News:

Berita Tanjabtim

Area Perkantoran Pemkab Tanjabtim Jadi Tempat Remaja Mabuk, Satpol PP Tingkatkan Patroli Malam

Area seputaran Pemkab Tanjabtim sering digunakan oleh remaja sekitar untuk mabuk minuman keras. Sehingga Satpol PP Tanjabtim meningkatkan patroli.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Ilustrasi Satpol PP 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Area perkantoran Pemkab Tanjabtim kerap digunakan remaja untuk mabuk-mabukan, Satpol PP Tanjabtim tingkatkan patroli malam.

Kabid Trantibum Satpol PP Tanjabtim, Ruslan mengatakan, terkait kondisi tersebut setiap malam anggotanya melakukan patroli di seputaran Kecamatan Muara Sabak Barat yang merupakan ibukota kabupaten dan pusat perkantoran.

Mengingat, di wilayah tersebut lumayan banyak tempat-tempat atau lokasi untuk tujuan persinggahan, tempat beristirahat dan taman-taman yang kerap dijadikan objek foto atau sekedar berkumpul.

"Selain sering ditemukan remaja yang kumpul-kumpul, di sekitar wilayah perkantoran ini sering juga kami amankan remaja yang ngelem, mabuk komix dan mabuk tuak," ucapnya, Kamis (26/8/2021).

Untuk memberikan efek jera, pihak Pol PP sering membubarkan kerumunan remaja tersebut.

Dan untuk remaja yang kedapatan mengkonsumsi komix dalam jumlah banyak dan ada pula yang tengah mabuk minuman terlarang.

Efek jera yang diberikan mulai dari penindakan ditempat dan tak jarang mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan sanksi lainnya.

"Biasanya remaja itu banyak ditemukan kumpul pada malam hari di akhir pekan. Biasanya kalau pelanggaran yang dilakukan cukup berat, maka akan kita tindak dengan cara membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Tanjabtim Dirikan Posko Pasca Kebakaran di Sungai Jambat

"Apabila sanksi tersebut dilanggar, maka akan kita kenakan sanksi yang lebih berat lagi nantinya," tambahnya

Ruslan juga menjelaskan, saat ini anggota Satpol PP rutin melaksanakan patroli setiap dua jam sekali di lokasi yang dianggap rawan terjadinya aksi kumpul-kumpul remaja.

"Kalau lokasi yang minim pencahayaan sering ditemukan pasangan remaja yang tengah berpacaran atau remaja yang mabuk," tambahnya.

Aktivitas remaja tersebut biasanya terjadi sekitar pukul 20.00 wib hingga larut malam. Saat ini sebagian remaja ada yang memanfaatkan lokasi lain di luar wilayah perkantoran sebagai tempat mereka melakukan aksi balap liar dan mabuk-mabukan.

"Lokasi lain saat ini yang sering dipakai remaja untuk mabuk dan balap liar yaitu di kawasan Gor Paduka Berhala, taman di dekat Mes PKK dan di dekat rumah adat. Itu juga sudah sering kami pantau," ungkap Ruslan.

"Remaja yang sering berkumpul di kawasan perkantoran ini yaitu mereka dari Kecamatan Muara Sabak Barat, Muara Sabak Timur, Kuala Jambi, Dendang dan Geragai. Rata-rata para remaja itu masih berstatus pelajar dan mereka yang berusia produktif," pungkasnya.

Baca juga: 7.000 Hektar Terbakar, Gubernur Minta Pemkab Tanjabtim dan Muarojambi Fokus Cegah Karhutla di Tahura

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved