Breaking News:

Terjebak Macet Akibat Jalan Berlumpur, Sopir di Jambi Terpaksa Harus Menginap di Mobil

Antrean kendaraan kembali tak terhindarkan, di ruas jalan Provinsi penghubung Kecamatan Sabak Timur-Rantau Rasau.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi jalan yang becek dan berlumpur, membuat tumlukan kendaraan dari dua arah terjadi di Desa Siau. Beberapa sopir kendaraan terpaksa harus menginap di jalan. Selasa (17/8) 

Laporan wartawan tribunjanbi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Antrean kendaraan kembali tak terhindarkan, di ruas jalan Provinsi penghubung Kecamatan Sabak Timur-Rantau Rasau. Beberapa pengendara sudah mengantre sejak kemarin. 

Pantauan Tribunjambi.com, di lapangan kondisi jalan yang saat ini ia masih dalam tahap perbaikan tersebut semakin memprihatinkan, selain berlumpur dan licin juga mengakibatkan penumpukan kendaraan dari dua arah. 

Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir, juga ditengarai menjadi penyebab kondisi jalan berstatus Provinsi ini kondisinya memprihatinkan. Nyaris tidak terlihat lagi aspal di jalan karena tertutup lumpur. 

Samiji (43) satu dari pengendara mobil yang terjebak macet menuturkan, kondisi seperti ini sudah tidak bisa lagi dihindarkan karena tidak adanya pilihan lain yang dapat dilakukan. 

"Dari minggu sore sayo sudah di sini, maju dak biso mundur apalagi. Dak ado pilihan cuman inilah jalan yang biso dilalui, " ujarnya, Selasa (17/8).

Hal senada juga dikatakandikatakan Jepri satu dari petugas POS yang ikut terjebak macet, dikatakannya dirinya kemarin baru saja mengantarkan paket ke wilayah Nipah Panjang dari Jambi. 

Setelah mengantar paket, sesampainya di jalan Siau pada Senin sore mobilnya terjebak antrean panjang kendaraan yang membuatnya terpaksa harus menginap di mobil. 

"Selain terpaksa harus menginap di mobil, pendiatribusian paket yang seharusnya ontime jadi terhambat. Mau giaman lagilah, " tuturnya. 

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan kendaraan belum sepenuhnya terurai. Saat ini beberapa petugas Dishub dan juga alat berat dan warga tengah bahu membahu mengupayakan untuk mengurai kemacetan jalan.

Baca juga: Bea Cukai Jambi Ringkus Penyelundup Rokok Ilegal, Punya Jaringan di Jawa-Kalimantan

Baca juga: Tarif Tes PCR Turun, IDI Jambi: Kenapa Tidak dari Dulu  

Baca juga: Wali Kota Jambi Larang Dinkes dan RS Beli Alat Testing Covid-19 Online

(usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved