Berita Selebritis
Petisi Boikot Ayu Ting Ting Ternyata Juga Pernah Menimpa Raffi Ahmad & Nagita Slavina Karena Hal Ini
Munculnya Petisi Blacklist Ayu Ting Ting ini diketahui dibuat oleh seorang bernama Putri Maharani melalui situs change.org beberapa waktu yang lalu.
"Kita menuntut kepada Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting untuk mengklarifikasi dan berkata sejujur jujurnya dan bersumpah di depan Al Quran dan keluarga mereka soal berita mereka selama ini kalau memang diantara mereka tidak ada hubungan apa " kecuali teman kerja!"
Tak cuma meminta klarifikasi mengenai hubungannya dengan suami Nagita Slavina, sejumlah netizen bahkan juga berharap agar kedua publik figur itu menjaga etika kesopanan mereka dan tidak terlalu vulgar dalam membawakan sebuah acara yang ditayangkan di televisi.
Dugaan hubungan terlarang antara Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting belakangan juga marak jadi bahan pemberitaan.
Meski begitu, baik Raffi dan Ayu sendiri tetap mengatakan bahwa hubungan antara mereka berdua yang dilakukannya hanya sebatas teman dan rekan kerja.
Terkait soal petisi ini, Raffi dan Ayu sendiri belum bisa dimintai komentarnya soal itu.
Sementara, pada tahun ini, Nagita Slavina pun juga kena petisi. Namun hal ini bukan terkait karena kelakuannya.
Nagita Slavina tengah menjadi sorotan lantaran dirinya terpilih menjadi Ikon Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Sontak hal itu sampai menuai beragam pro dan kontra, lantaran pemilihan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX itu dinilai akan menimbulkan apropriasi budaya.
Reaksi kekecewaan itu bahkan juga dibuat petisi. Tercatat sudah sebanyak ribuan orang telah mendatangani petisi tersebut.

Adapun petisi itu bertujuan untuk memohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, agar bisa memperjuangkan identitas dan eksistensi Budaya dan Manusia Papua.
“Kami berterima kasih dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada pemerintah dan masyarakat Papua untuk tetap menggelar kegiatan PON XX yang akan diselenggarakan di Papua pada tahun ini, meski pun dihadapkan pada banyak tantangan dan situasi yang kurang baik,” ini narasi dari petisi tersebut.
Tak cuma itu, dalam unggahan petisi itu turut disampaikan rasa terima kasih kepada Nagita Slavina pula, yang telah menyediakan diri untuk membantu promosi dan sosialisasi kegiatan PON XX Papua.
“Namun demikian, kami rasa perlu untuk tetap menyuarakan aspirasi kami terkait penunjukkan saudari kami Nagita Slavina sebagai ikon PON Papua.”.
Dalam petisi itu diungkapkan pula bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional merupakan kegiatan yang sangat ideal sebagai agenda pemersatu bangsa dan menunjukkan keberagaman budaya Indonesia.
“Sehingga kami merasa sebaiknya duta atau ikon PON Papua juga harus berasal dari Papua. Penunjukkan saudari kami Nagita Slavina kami rasa sangat jauh dan tidak merepresentasikan eksistensi perempuan Papua sama sekali. Dan hal ini pada akhirnya dapat mendorong terjadinya Cultural Appropriation,” itulah demikian dari laman resmi change.org.