Breaking News:

Berita Batanghari

Satu Personel Polres Batanghari Dipecat Secara Tidak Hormat Ternyata Terlibat Sejumlah Kasus

Satu oknum anggota Polres Batanghari dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari keanggotaan Polri.

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
KOMPAS/DIDIE SW
Ilustrasi anggota polisi dipecat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Satu oknum anggota Polres Batanghari dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari keanggotaan Polri.

Satu oknum anggota Polres Batanghari atas nama BRIPKA ES.

Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto saat itu memimpin Upacara PTDH di halaman Mapolres Batanghari, Rabu (4/8/2021) kemarin menjelaskan riwayat kasus BRIPKA ES.

Kasus pertama, ia sudah dua kali melaksanakan sidang kedisplinan, yakni 2014 pelanggaran disiplin terkait tidak melaksanakan tugas PAM TPS Pemilu 2014. Maka hukuman yang dijatuhkan tunda kenaikan pangkat selama satu periode.

Kedua, kasus 2019 atas pelanggaran kedisplinan terkait ketidakhadiran dalam dinas selaku BA di Polsek Muara Bulian maka dijatuhkan sanksi tunda usulan pangkat selama 2 periode.

Ketiga, sudah dua kali sidang KKE yang pertama pada 2020 sidang pelanggaran KEEP terkait kasus intrach dari Pengadilan Negri Jambi dalam perkara putusan 5 bulan penjara atas percobaan membantu pengakutan minyak ilegal driling, kewajiban pelanggar meminta maaf secara tertulis kepada institusi Polri, mutasi yang bersifat demosi selama 5 tahun.

Kemudian, sidang KEPP tak melaksanakan dinas selama 58 hari berturut-turut sesuai dengan LP/ A.02/III/2021/SI/Propam 30 Maret 2021 maka rekomendasi hukuman adalah PTDH.

“Artinya yang bersangkutan tidak ada perubahan dari personel dengan melakukan empat kali pelanggaran sehingga harus diberhentikan secara tidak hormat dan yang bersangkutan saat ini sudah berstatus sebagai rakyat sipil bukan anggota Polri lagi,” kata Kapolres Batanghari.

Pelaksanaan upacara PDTH dilakukan secara simbolis dengan menyilang foto BRIPKA ES pertanda sudah tidak menjadi personel Polri lagi.

“Sidang ini diputuskan oleh Kapolres dan yang bersangkutan dipecat, tapi secara administrasi dari Kapolda Jambi,” pungkasnya.

Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Jubir Satgas Batanghari Sebut Jika Ada Gejala Cepat Lapor

Baca juga: Dua Desa di Batanghari Batal Ikut Pilkades Serentak, Syarat Calon Kades Dipermasalahkan

Baca juga: Sering Longsor, Warga Pulau Kayu Aro Cemas Rumahnya akan Roboh Karena Abrasi Sungai Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved