Breaking News:

Disambut Bupati Sukandar, Inilah yang Dilakukan Gubernur Al Haris di Tebo yang Masuk Zona Merah

Sejak dilantik menjadi Gubernur Jambi, Al Haris untuk pertamakalinya mengunjungi Kabupaten Tebo, Kamis (5/8/2021).

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/HR Hendro
Kedatangan Gubernur Jambi, Al Haris di Kabupaten Tebo yang disambut dan didampingi Bupati Sukandar selama kunker di Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Sejak dilantik menjadi Gubernur Jambi, Al Haris untuk pertamakalinya mengunjungi Kabupaten Tebo, Kamis (5/8/2021).

Kunjungan Gubernur ini disambut langsung oleh Bupati Tebo, Sukandar dan Wakil Bupati Tebo Syahlan bersama seluruh OPD dan Forkopinda di Rumah Dinas Bupati Tebo, dengan tarian sekapur sirih.

Gubernur Jambi, Al Haris mengapresiasi penanganan dan langkah-langkah Pemkab Tebo dalam penanganan Covid-19. Mulai dari pelayanan di RSUD, ketersediaan tabung oksigen, hingga vaksinasi.

"Tebo sudah cukup bagus, karena tidak seperti daerah lain selalu masalahnya kekurangan tabung oksigen. Begitu juga Tebo sudah punya PCR sendiri," kata Al Haris.

Namun menurut Al Haris, pelaksanaan vaksinasi di Tebo harus terus ditingkatkan, karena belum seluruhnya disalurkan. Apalagi kata dia, realisasi vaksinasi merupakan isu nasional yang terus menjadi pemantauan.

"Cuma ya memang di Tebo kasus kematian masih tinggi ya, sudah ada 49 orang, semoga kedepan bisa kita atasi," ujarnya.

Sementara Bupati Tebo, Sukandar dalam sambutannya membeberkan upaya-upaya Pemkab Tebo setelah berada dalam zona merah. Diantaranya yakni dengan meningkatkan swab dan tracking.

"Sampai hari ini di Tebo RS ada 44 tempat tidur, tapi yang layak 23 dan 17 sedang prodes perlengpakan sarana dan prasarana. Sedangkan yang dirawat hari ini ada 14 orang," kata Sukandar.

Baca juga: Tebo Zona Merah, Polisi Turun ke Jalan Bagikan Masker ke Warga yang Masih Bandel

Baca juga: Gelagapan Hadapi Wartawan Usai Diperiksa KPK, Eks Anggota DPRD Jambi Salah Masuk Toilet Wanita

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Bisnis Wedding Organizer di Kota Jambi Menjerit

Sukandar mengungkapkan, untuk ketersediaan oksigen di RS Tebo pun dalam kondisi aman. Meski terjadi peningkatan 3 kali lipat sejak adanya pandemi. 

"Untuk rusunawa kami sudah rapatkan, kami siap memberikan dukungan insoman disana. Meski zona merah secara keseluruhan banyak isolasi di rumah,' ujarnya.

"Sedangkan untuk Bansos, ada 13 ribu kuota di Tebo, sudah salur 10 ribu lebih. Tinggal 2 ribu sekian lagi. Itu mereka yang SAD dan yang sulit terjangkau dan akses jalan susah," katanya.

(Tribunjambi/hendrosandi)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved