Masalah Air Bersih di Batanghari
571 Warga di Dua Desa di Batanghari Tak Tersentuh Air Bersih Padahal Sudah Ada Pemasangan SR
Berita Batanghari - Pemasangan SR itu merupakan proyek hibah bantuan sambungan air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
571 Warga di Dua Desa di Batanghari Tak Tersentuh Air Bersih Padahal Sudah Ada Pemasangan SR
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sedikitnya ada 571 sambungan rumah (SR) tangga di Kabupaten Batanghari belum teraliri air bersih.
Bahkan, pemasangan sambungan rumah itu merupakan proyek hibah bantuan sambungan air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Data yang berhasil dihimpun saat berada di lokasi beberapa hari lalu ada sekira 118 SR pada 2019 di Desa Kilangan, dan sebanyak 453 SR di Desa Rantau Puri pada 2020 masing-masing di Kecamatan Muara Bulian yang dipasang dan belum teraliri.
SR tangga yang dipasang oleh Perumda Tirta Batanghari merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan anggaran APBN.
Sekretaris Desa Rantau Puri Yuliarni mengatakan, meski sudah terpasang dan belum teraliri hingga saat ini warga desa masih menggunakan sumur pribadi, sumur bor dan MCK umum.
"Walaupun ada sumur bukan berarti warga tidak memerlukan air PDAM, warga juga membutuhkan. Saya berharap sambungan air ini cepat ngalir, supaya bisa dimanfaatkan,” katanya beberapa hari lalu kepada Tribunjambi.com.
Warga RT 02 Desa Rantau Puri, Abdul Karim (53) mengatakan masyarakat inginkan pemerintah jangan tinggal diam, jangan asal-asalan menggunakan uang pemerintah, semestinya aliran air ini dapat dimanfaatkan.
"Masyarakat yang berada didataran tinggi kalau musim kemarau masih kekurangan air. Apalagi ini pandemi Covid-19 jadi harus banyak membutuhkan air. Kita masyarakat berharap air ini lancar mengalir sebagaimana semestinya,” ujarnya.
Pj Kepala Desa Kilangan M Jasmin mengatakan, warga Desa Kilangan hampir semuanya memakai sumur bor.
Pihak desa dan warga belum mengetahui penyebab persis SR yang terpasang tapi belum dapat teraliri.
“SR yang dipasang Perumda Tirta Batanghari ada 118 SR. Lokasinya ada di RT 1 dan RT 2 dari 9 RT jumlah seluruhya. Saya berharap SR yang terpasang itu hidup, setidaknya-tidaknya bisa mengganti air sumur bor. Kalau dilihat air yang dihasilkan dari sumur bor kadar zat besinya tinggi dan airnya juga keruh,” pungkasnya. (tribunjambi/musawira)
• VIDEO Ratusan Warga Batanghari Belum Menikmati Air Bersih, Proyek Pemasangan SR MBR Dinilai Mubazir
• BMKG Nyatakan Dua Musim Ini Sedang Terjadi di Provinsi Jambi Secara Bersamaan
• Jarir Punya Tugas Berat Dari Bupati Sarolangun Cek Endra, Harus Bikin Maju Mandiangin Timur