Berita Internasional
Pentagon AS Dibuat Khawatir Atas Aksi Rusia yang Luncurkan Rudal Hipersonik Tsirkon
Pentagon yang merasa khawatir melalui Departemen Pertahanan AS menyebut bahwa kehadiran aksi Rusia itu bisa merusak stabilitas keamanan.
TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat dibuat panik dengan aksi Rusia yang melakukan peluncuran rudal hipersonik Tsirkon.
Pentagon yang merasa khawatir melalui Departemen Pertahanan AS menyebut bahwa kehadiran aksi Rusia itu bisa merusak stabilitas keamanan.
Juru bicara Pentagon John Kirby pada Senin (19/7) lalu mengatakan, rudal hipersonik baru Rusia itu bisa memicu ketidakstabilan.
Bahkan lanjutnya, Pentagon juga menyoroti besarnya risiko dari penggunaan Tsirkon karena pada dasarnya merupakan sistem berkemampuan nuklir.
"Penting untuk dicatat bahwa rudal hipersonik Tsirkon berpotensi membuat ketidakstabilan dan menimbulkan risiko yang signifikan berkemampuan nuklir," kata Kirby, seperti dikutip Sputnik News.
Baca juga: Kemenangan Perdana Prancis di Olimpiade Tokyo 2020, Kalahkan Afrika Selatan dengan skor 4-3
Baca juga: Segudang Manfaat Konsumsi Air Perasan Jeruk Nipis, Bisa Jaga Kesehatan Jantung hingga Rawat Kulit
Baca juga: Pajak Triwulan Kedua 2021 yang Terkumpul di BPPRD Kota Jambi Turun Rp5 Miliar
Rusia sukses uji coba rudal Tsirkon
Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin turut melaporkan berhasil menguji coba rudal hipersonik Tsirkon terhadap target permukaan laut pada jarak lebih dari 350 km dan kecepatan penerbangan mencapai 7 Mach.
Rudal yang diluncurkan dari kapal Fregat Admiral Gorshkov di Laut Putih, sementara target dari permukaan terletak di pantai Laut Barents.
"Menurut data pemantauan langsung, rudal Tsirkon berhasil mengenai target secara langsung pada jarak lebih dari 350 km. Selama pengujian, karakteristik taktis dan teknis dikonfirmasi," ujar Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip TASS.
Kecepatan penerbangan rudal hipersonik Tsirkon itu mencapai hampir 7 Mach atau kecepatan suara.
Baca juga: Prosesi Pemakaman Hasip Kalimuddin Syam, Mantan Bupati Batanghari Itu Dianggap Putra Daerah Terbaik
Baca juga: Kasus Harian Covid-19 25 Juli 2021, Ada Penambahan Pasien Positif hingga 38 Ribu Lebih
Baca juga: Harga TBS Sawit Provinsi Jambi Naik, Capai Rp 2.400 Perkilogram
Ini setara nyaris 8.643,6 km per jam. Berarti, target sejauh 350 km bisa dicapai Tsirkon dalam hitungan menit saja.
Sebelumnya, Admiral Gorshkov yang menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon dari Laut Putih terhadap target di Chizha di Wilayah Arkhangelsk pada akhir tahun lalu.
Saat itu Tsirkon yang terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 8 dan berhasil mencapai sasaran yang berada di pantai pada jarak lebih dari 350 kilometer.
Rudal Tsirkon sendiri rencananya akan digunakan untuk melengkapi kapal selam Angkatan Laut Rusia di masa depan.
(Kontan)
Berita lainnya seputar Amerika Serikat
SUMBER: KONTAN