Breaking News:

Subsidi Gaji Segara Cair, Ini Syarat Pekerja Penerima BSU Rp 1 Juta

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan kembali memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2021.

Editor: Teguh Suprayitno
Hai.Grid.ID
Ilustrasi--Pemerintah kembali memberikan BSU untuk pekerja dengan upah di bawah Rp 3,5 juta. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah melakukan pengetatan dengan pemberlakuan PPKM Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19 terus meluas.

Tetapi banyak bisnis usaha dan para pekerja terkena dampak pengetatan yang dilakukan pemerintah. 

Untuk membatu para pekerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan kembali memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2021.

Namun kali ini, BSU tersebut hanya diberikan pada pekerja yang gajinya dibawah Rp 3,5 juta.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, jika pekerja di wilayah PPKM yang UMK-nya di atas Rp 3,5 juta, maka menggunakan UMK sebagai batas kriteria upah.

"Peserta yang mendapat subsidi upah adalah yang membayar iuran dengan iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 3,5 juta, sesuai dengan upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ida dalam keterangan persnya, Rabu (21/7/2021).

Adapun subsidi gaji diberikan sebesar Rp 500.000 selama dua bulan dalam sekali pencairan. Artinya, seorang pekerja akan menerima BSU sebesar Rp 1 juta.

"Data penerima bantuan kami akan ambil dari data BPJS Ketenagakerjaan dengan batas waktu pengambilan 30 Juni 2021, sehingga hanya yang telah terdaftar dalam batas waktu tersebut yang mendapat (BSU)," ujar Ida.

Baca juga: Daftar Wilayah PPKM Level 4, Pekerjanya Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Baca juga: Kena PHK atau Dirumahkan saat PPKM, Pemerintah Akan Berikan Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta

Ida menambahakan, bahwa bantuan hanya diberikan kepada pekerja yang berada di daerah pandemi Covid-19 level 4 sesuai dengan ketetapan dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri.

Selain itu, pekerja juga haru berada dalam industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri properti, dan real estate.

Adapun untuk mengakselerasi BSU, Kemnaker mengusulkan dana Rp 8 triliun untuk 8 juta pekerja di wilayah terdampak. Bagi pekerja yang memenuhi kriteria, Ida mendorong pekerja segera memberikan nomor rekening kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Ida berharap subsidi tersebut dapat membantu para pekerja di luar sektor kritikal untuk bisa bertahan dalam kondisi pembatasan aktifitas masyarakat.

"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh. Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19," terang Ida.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved