Breaking News:

Berita Kerinci

Insentif Nakes RSU MHA Thalib Kerinci Tak Kunjung Cair, Pemkab Kerinci Tak Bisa Jelaskan Penyebabnya

Miris yang dialami puluhan tenaga kesehatan (Nakes) penanganan pasien Covid-19 di RSU MHA Thalib Kerinci. Sejak November 2020 hingga Juni 2021

Penulis: Herupitra | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi.com/Heru Pitra
Sekda Kerinci didampingi Kepala DPKAD Nirmala dan Kepala Bappeda Atmir saat menjelaskan mengenai belum dibayarkan insentif bagi Nakes 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Miris yang dialami puluhan tenaga kesehatan (Nakes) penanganan pasien Covid-19 di RSU MHA Thalib Kerinci. Sejak November 2020 hingga Juni 2021, insentif mereka tak kunjung diberikan.

Buntutnya pada, Rabu (14/7) kemarin, puluhan nakes tersebut mendatanggi Direktur rumah sakit mempertanyakan hak mereka tersebut.

Bahkan mereka mengancam akan mogok kerja jika tidak ada kejelasan mengenai insentif mereka itu.

Data yang dihimpun Nakes yang belum terima insentif berjumlah 98 orang. Mereka terdiri dari dokter, perawat hingga petugas jaga Radiologi.

Tunggakan insentif yang belum dibayarkan tersebut tergolong cukup besar. Sejak November 2020 sampai Juni 2021 lebih kurang Rp 3,8 miliar.

Baca juga: Konflik SK Tol Desa Tarikan Muarojambi Masih Berlanjut hingga Terjadi Penganiayaan

Baca juga: 4 Doa yang Baik Dibaca saat Tahiyat Akhir Sebelum Salam

Baca juga: Lagi PPKM Darurat, Menteri Agama: Takbiran dan Salat Id di Rumah Masing-masing

Pj Sekda Kerinci, Asraf dikonfirmasi membenarkan hal itu. Ia mengatakan, bahwa untuk insentif tenaga kesehatan di RSU MHA Thalib terhitung hingga 18 Juni 2021 merupakan tanggung jawab Pemkab Kerinci.

"Insentif yang belum dibayarkan itu tanggung jawab kita. Dan akan kita selesaikan dalam waktu dekat ini," ungkap Sekda, Jumat (16/7).

Diungkapkannya, bahwa per 18 Juni 2021 RSU MHA Thalib telah diserahkan ke kota Sungai Penuh. Sehingga untuk tanggungjawab kedepannya adalah Pemkot Sungai Penuh.

"Yang belum dibayarkan hingga 18 Juni 2021 itu akan kita selesaikan. Saya yang akan bertanggungjawab untuk menyelesaikan ini secepat mungkin," tegas Sekda yang saat itu didampingi Kepala DPKAD dan Kepala Bappeda Kerinci.

Baca juga: Pertengahan Bulan Juli Hingga Agustus Akan Terjadi Hujan Meteor, Bisa Lihat Tanpa Peralatan Khusus

Baca juga: Cara Mengobati Sinusitis dengan Bahan Alami - Hirup Uap Bawang Merah, Cuka Apel, Jahe, Kunyit

Baca juga: VIDEO: Detik-detik Sebelum Kejadian Oknum Satpol PP Pukul Pasutri Pemilik Warkop

Disinggung apa yang menjadi persoalan sehingga insentif Nakes tersebut belum juga dibayarkan. Namun Sekda enggan untuk membeberkannya.

Ia mengaku, masih akan menyelusuri apa penyebabnya hal itu bisa terjadi.

"Mengapa terjadi keterlambatan, ini yang akan kita telusuri," sebut Sekda seraya berharap nakes yang belum terima insentif bisa mengerti.

(*)

Berita lainnya seputar penanganan Covid-19

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved